TANJUNG, kontrasx.com – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong periode 2026-2029 resmi dilantik.
Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Ketua PWI Provinsi Kalsel, Zainal Helmie ke Ketua PWI Tabalong, Nur Ali di Pendopo Bersinar Pembataan, Rabu (30/9).
Prosesi pelantikan ini turut disaksikan Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani dan Wakil Bupati, Habib Muhammad Taufani Alkaf.
Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menyatakan pelantikan di Tabalong berbeda dari biasanya.
“Selama saya keliling dibeberapa kabupaten/kota tidak pernah (pelantikan PWI) dihadiri lengkap Bupati dan Wakil Bupati. Ini tentu membuktikan kemitraan teman-teman wartawan di Tabalong dengan para petinggi bagus, saya mengapresiasi rekan-rekan wartawan di Tabalong” ujarnya.
Helmie pun berpesan agar hubungan dengan pemerintah daerah yang terjalin ini terus dijaga dan ditingkatkan.
“Kritik membangun itu sangat penting bagi daerah, kalau mencari-cari keburukan itu tentu terus ada di semua daerah. Akan tetapi bagaimana kita bekerja sama dengan tidak saling menjatuhkan, itu yang kita jalankan” pintanya.
Sementara, Ketua PWI Tabalong, Nur Ali menyampaikan mengemban amanah ini bukanlah sekedar jabatan melainkan tanggung jawab moral yang besar.
“Menakhodai PWI Tabalong ke depan memerlukan komitmen nyata untuk terus menjaga marwah profesi kewartawanan. Visi utama kami di periode ini fokus pada dua pilar kunci, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggota” ucapnya.
Ali menuturkan pihaknya berkomitmen memastikan setiap wartawan yang tergabung dalam PWI Tabalong bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU Pers nomor 40 Tahun 1999.
“PWI Tabalong akan secara rutin memfasilitasi Pelatihan Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kami ingin memastikan produk informasi yang sampai ke masyarakat Tabalong adalah berita yang teruji, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan” tegasnya.
Terkait pembangunan daerah, PWI Tabalong siap mengambil peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Sinergi yang kami tawarkan adalah sinergi yang konstruktif dan saling menguatkan, sebagai pengawal pembangunan, PWI siap menyebarluaskan program dan capaian positif pembangunan daerah agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan edukatif” ujarnya.
“Sebagai kontrol sosial yang sehat kami juga tetap menjalankan fungsi kritis objektif. Kritik yang konstruktif dari pers bukanlah bentuk perlawanan, melainkan kepedulian agar tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Tabalong berjalan semakin baik” tukas Ali. (Can)


































































