TANJUNG, kontrasx.com – Rencana pemerintah kabupaten Tabalong memberikan seragam gratis bagi anak sekolah terus dimatangkan.
Kali ini, dalam rangka mensukseskan program tersebut pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong menggandeng para penjahit yang ada di Bumi Saraba Kawa untuk pengadaan seragam tersebut.
Rencana kerjasama ini ditandai dengan dikumpulkannya para penjahit di Pendopo Bersinar Pembataan yang langsung dihadiri Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani, Kamis (08/10).
Bupati Tabalong, H Fani menyampaikan pengadaan fasilitas ini dengan penjahit lokal merupakan perdana.
“Ini sejarah, kita tidak pernah pengadaan baju ditangani langsung penjahit Tabalong” ujarnya.
H Fani menyebut tujuan menggandeng para penjahit lokal tak lain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Melalui ini kita ingin penjahit lokal Tabalong bisa berkontribusi, berpartisipasi dan mudah-mudahan ini bisa meningkatkan pendapatan dan produknya dikenal” sebutnya.
Ia menuturkan apabila para penjahit tak mempunyai modal, pihaknya akan meminjamkan bantuan melalui program kredit Tabalong Smart.
“Penjahit termasuk UMKM kita akan memberikan pinjaman sampai Rp 50 juta untuk para penjahit yang mendapat order” tuturnya.
Ia pun mengatakan untuk masuk dalam keikusertaan pengadaan ini para penjahit harus memenuhi syarat terlebih dulu.
“Ada ketentuannya pertama ber-KTP Tabalong, kemudian mempunyai NIB yang dikeluarkan PTSP ataupun surat keterangan usaha dari kepala desa atau kelurahan setempat” jelasnya.
H Fani menerangkan tahun ini juga pihaknya akan memberikan fasilitas seragam gratis bagi anak TK, SD dan SMP ribuan potong.
“Ini 60 ribu pieces (potong), seragam plus baju muslim” terangnya.
Ia menyampaikan dalam rencana pengadaan fasilitas seragam gratis ini pihaknya menggelontorkan dana sekitar Rp 13 miliar.
“Dana ini dari Disdikbud melalui BOSDA kita taruh di sekolah-sekolah” ucapnya.
Dalam pengawasannya, pihaknya juga akan melakukan pemantauan baik melalui dinas hingga menggandeng inspektorat.
“Kita akan bekerjasama dengan inspektorat pendampingan ini supaya berjalan lancar. Insyaallah kita terus memantau dan Disdikbud tidak akan lepas tangan juga” tandasnya. (Can)

































































