TANJUNG, kontrasx.com – Usai menyambangi Pasar Kapar, Komisi ll DPRD Tabalong langsung bergerak meninjau pasar Bauntung Tanjung.
Ketua Komisi ll DPRD Tabalong, H Winarto membeberkan setelah pertemuan dengan paguyuban pedagang Pasar Tanjung satu bulan lalu dimana pedang emas akan dipindahkan ke lantai dua mall Bauntung namun mendapat penolakan, paguyuban kembali melakukan urun-rembug.
“Ternyata dalam perjalanan waktu rencana tersebut berubah. Paguyuban pasar melakukan rembug ulang, mereka tetap ingin seperti semula. Ada beberapa poin yang sudah mereka sepakati” jelasnya pada kontrasx.com, Rabu (07/1) usai berkeliling pasar.
Winarto menyampaikan paguyuban pasar meminta lantai dua mall agar di renovasi aecara keseluruhan.
“Dalam arti di los-kan aja, tidak ada sekat-sekat lagi sehingga bisa dimanfaatkan umtuk kegiatan lain. Dari sisi keamanan pengawasannya juga bisa lebih mudah” katanya.
Paguyuban pedagang juga meminta fasilitas publik seperti Mushala diperbaiki termasuk instalasi listrik yang sudah lebih dari dua puluh tahun tak pernah diganti.
Ia menambahkan mereka juga meminta agar para pedagang makanan yang sementara ini ada di bagian depan dikembalikan ke tempat semula.
“Pedagang makanan yang sementara ada di depan karena ada pembongkaran dikembalikan ke belakang agar pasar kembali hidup” jelasnya.
Menurutnyq pihak DKUPP sudah merespon usulan dari paguyuban pedagang.
“Kami mengamini hal tersebut” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Pengendalian Sarana Perdagangan DKUPP Tabalong, Eko Fiftadi menyatakan di tahun 2026 ini memang ada rencana dilakukan rehabilitasi pasar Bauntung dan Ampera sebagai tindak lanjut kunjungan Wakil Presiden RI beberapa waktu lalu.
“Wakil Presiden minta Bupati untuk melakukan rehab, pak Bupati juga melakukan kunjungan ke Jakarta, setelah itu kita anggarkan untuk rehab” tuturnya.
Eko menyatakan ada 14 poin yang disampaikan pihak paguyuban Pasar Tanjung.
“Hasil kesepakatan ini kami sampaikan ke konsultan untuk diakomodir” tegasnya.
Eko pun berharap pengerjaan usulan yang sudah disampaikan oleh para pedagang tersebut tidak menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaannya nanti karena sudah sesuai dengan keinginan mereka.
Dari pantauan dilapangan, di lantai dua mall Bauntung Tqnjung hanya ada 3 atau 4 toko yqng masih buka,sedang puluhan toko lainnya tampak tutup.
Beberapa keramik lantai juga terlihat pecah dan tampak kotor. Los pertokoan pun tampak kumuh tidak terawat. (Boel)































































