Tanjung, kontrasx.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong resmi memperkuat sinergi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong melalui Penandatanganan Kerjsa Sama (PKS). Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyebaran informasi dan edukasi bahaya narkotika hingga ke pelosok desa di wilayah Bumi Saraba Kawa.
Kepala BNNK Tabalong, AKBP H. Tukiman, dalam sambutannya menekankan bahwa peran media sangat krusial dalam menjangkau masyarakat yang selama ini sulit tersentuh oleh sosialisasi langsung.
”Harapan kita, kerjasama ini berkelanjutan. Kita sedang menyiapkan generasi Tabalong di 2045 melalui program ‘Desa Bersinar’ (Bersih Narkoba). Dengan bantuan rekan-rekan media, pesan edukasi ini bisa menjadi corong yang efektif sampai ke tingkat desa,” ujar AKBP H. Tukiman pada Selasa (03/3).
Ia juga menambahkan bahwa tantangan geografis, seperti desa-desa di perbatasan daerah utara, memerlukan kanal informasi yang kuat agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman narkotika yang bisa masuk hingga ke akar rumput.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Tabalong, Sabirin HA Syukran Nafis, menyatakan kesiapan penuh insan pers dalam mendukung program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).
Sabirin menegaskan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan informasi yang akurat dan berimbang, berbeda dengan informasi yang sering beredar di media sosial tanpa dasar hukum yang jelas.
”Produk jurnalistik yang kami sampaikan harus faktual dan didasari sumber yang jelas. Melalui kerjasama ini, kami berharap informasi positif mengenai upaya rehabilitasi dan pencegahan dari BNNK bisa tersampaikan secara maksimal kepada publik,” kata Sabirin.
Kepala Dinas Kominfo Tabalong, Edy Suryani, M.A memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini.
“Pemerintah daerah berharap, keterlibatan PWI dan kanal publikasi resmi milik pemerintah dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dari pengaruh narkoba” ujarnya.
Dengan ditandatanganinya kerjasama ini, diharapkan masyarakat Tabalong tidak hanya mendapatkan akses informasi yang benar, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif untuk melindungi generasi muda dari bahaya laten narkotika. (boel)































































