TANJUNG, kontrasx.com – Mendukung visi pembangunan daerah Tabalong Smart, Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Tabalong mengembangkan 2 inovasi digital berbasis WebGIS.
Dua aplikasi digital ini ialah Sistem Informasi Unsur Rupabumi (Sirami) dan Sistem Informasi Regulasi Batas Wilayah (Sinar Wilayah).
Selain mendukung visi pembangunan, aplikasi tersebut mendukung transformasi digital tata kelola kewilayahan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas, integrasi, dan transparansi data geospasial.
Penelaah Teknis Kebijakan Bagian Tapem Setda Tabalong, Muhammad Helmi Rahman menyampaikan pembuatan dua aplikasi tersebut dilatarbelakangi dari data unsur rupabumi dan batas wilayah belum memadai.
“Tujuan pengembangan aplikasi ini yaitu menyediakan informasi kewilayahan yang cepat, akurat, dan mudah diakses publik, mendukung perencanaan pembangunan berbasis data spasial, meningkatkan transparansi informasi publik, efisiensi pelayanan administrasi kewilayahan, memperkuat integrasi data batas wilayah dan toponimi serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data wilayah” ujarnya kepada kontrasx.com, Kamis (26/3).
Helmi menjelaskan untuk aplikasi Sirami dapat menyajikan data unsur rupabumi (toponimi) dalam bentuk peta digital interaktif.
“Itu memuat informasi nama geografis seperti sungai, jalan, permukiman, dan unsur wilayah lainnya. Ini bermanfaat mendukung perencanaan tata ruang, melestarikan identitas budaya lokal melalui toponimi, menyediakan referensi data geospasial dan mendukung kebijakan pembangunan berbasis wilayah” jelasnya.
Sedangkan, Sinar Wilayah yaitu aplikasi yang menyajikan peta batas wilayah beserta dokumen regulasi pendukung.
“Mengintegrasikan data spasial batas wilayah dengan arsip regulasi dan memudahkan pencarian dasar hukum batas desa dan kecamatan dalam satu platform” ucapnya.
“Manfaatnya, meningkatkan transparansi informasi batas wilayah, mempercepat pelayanan informasi kepada masyarakat, memudahkan perangkat daerah dalam pencarian regulasi, meningkatkan akuntabilitas administrasi kewilayahan serta mendukung koordinasi antar instansi” timpalnya.
Ia menyebut kedua aplikasi tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh kecamatan di Kabupaten Tabalong.
“Sosialisasi dilaksanakan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada tahun 2024 dan 2025. Langkah ini memastikan aplikasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perangkat daerah” sebutnya.
Tak hanya perangkat daerah, masyarakat pun dapat mengakses informasi kewilayahan secara mandiri melalui portal resmi pemerintah daerah.
“Kedua aplikasi tersebut dapat diakses secara online oleh masyarakat melalui https://portal.tabalongkab.go.id/” kata Helmi. (Can)
































































