Tanjung, kontrasX.com — Fasilitas bermain anak yang ada dibeberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini kondisinya banyak yang memprihatinkan karena rusak.
Salah satunya yang ada di RTH Bangun Sari Murung Pudak, Taman yang dulunya dibangun di atas lahan eks sekolah dasar yang terkena musibah kebakaran itu kini banyak yang tidak bisa digunakan.
Selain fasilitas bermain anak, bangku tempat duduk juga hampir semuanya rusak. Kondisi ini dikeluhkan warga yang memanfaatkan taman tersebut untuk bersantai bersama keluarga.
“Sayang sekali banyak fasilitasnya yang rusak tidak terawat, kami biasanya ke sini membawa anak anak bermain” ujar salah seorang warga sekitar kepada kontrasx.com.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabalong, Erfin Nirza Siregar, S.T, mengungkapkan bahwa rencana perbaikan menyeluruh ini ditargetkan berjalan pada APBD Perubahan tahun 2026.
“Fokus utamanya adalah menyelaraskan fungsi taman sebagai tempat bermain anak sekaligus sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar” Jelas Erfin disela sela peringatan Hari Bumi di RTH Bundaran Tugu Tanjung Puri Mabu’un, Sabtu (6/6).
Rencana penataan ini berkaca pada kesuksesan pengelolaan RTH sebelumnya, seperti Taman Giat. Erfin menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas publik yang representatif terbukti mampu menciptakan bangkitan aktivitas ekonomi yang positif di dalam kehidupan masyarakat.
”Sama dengan di Bangun Sari, makanya khusus Bangun Sari itu saya mintakan kemarin untuk di 2026 perubahan ini dilakukan perbaikan menyeluruh. Karena kan di situ ada bangkitan ekonomi, terlihat ada orang jualan di depannya karena kebetulan depannya agak lowong dan bisa untuk orang parkir,” ujar Erfin.
Meskipun detail pengerjaan masih menunggu penyesuaian master plan, Erfin menegaskan bahwa penambahan fasilitas nantinya tidak hanya fokus pada area bermain anak semata, melainkan juga diarahkan untuk mengakselerasi bangkitan ekonomi masyarakat, terlebih di tengah situasi ekonomi yang menantang saat ini.
Namun, ia memastikan bahwa pengembangan sektor ekonomi ini tidak akan mengorbankan aspek estetika dan fungsi utama dari pertamanan itu sendiri.
“Selain Taman Bangun Sari, program peremajaan dan peningkatan fasilitas ini akan menyasar taman-taman lainnya di wilayah Tabalong secara bertahap” ujarnya lagi.
Ketika disinggung mengenai efisiensi anggaran daerah yang tengah gencar dilakukan, Erfin optimis bahwa program ini tetap menjadi prioritas karena memberikan dampak efek pengganda (multiplier effect) yang luas bagi kesejahteraan masyarakat. (na)
































































