TANJUNG, kontrasx.com – Saban tahun tren masyarakat Tabalong mengunjungi atau memanfaatkan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) semakin meningkat.
Peningkatan ini tercatat mulai “merangkak” dari tahun 2023 hingga tahun 2026 ini.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong, H Syam’ani menyampaikan pemanfaatan layanan Puspaga oleh masyarakat dari tahun ke tahun mengalami tren meningkat.
“Pada 2023 tercatat baru 18 orang yang mengakses layanan tersebut, angka ini kemudian naik pada 2024 menjadi 44 orang” ucapnya, saat bimtek lembaga penyedia layanan rujukan dan jejaring Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) digelar di Aula Barunak Tanjung, baru-baru tadi.
Syam’ani menuturkan selanjutnya di tahun 2025 lalu masyarakat yang memanfaatkan melonjak lagi mencapai 63 orang.
“Di tahun berjalan hingga bulan Juni 2026, tercatat sudah ada 24 warga yang datang mengakses layanan” tuturnya.
Ia pun menjelaskan masyarakat memanfaatkan layanan ini dengan berbagai keperluan.
“Mulai dari konseling umum, konsultasi, hingga pemenuhan syarat rekomendasi dispensasi pernikahan” jelasnya.
Ia menyatakan kini layanan Puspaga sudah beroperasi baik ditingkat kabupaten hingga desa.
“Hari ini di Tabalong sudah membentuk dan mengoperasikan 12 Puspaga di tingkat desa, 12 Puspaga tingkat kecamatan, dan satu Puspaga induk tingkat kabupaten” ucapnya.
“Mudah-mudahan nanti terlaksana untuk 131 desa dan kelurahan terbentuk di tahun 2027” tandas Syam’ani. (Can)

































































