TANJUNG, kontrasx.com – Beberapa upaya dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKPPP) Tabalong guna meminimalisir dampak kemarau bagi para petani.
Kepala DKPPP Tabalong, Fahrul Raji menuturkan di musim kemarau ini pihaknya sudah melakukan inventarisir peralatan bantuan yang sudah diberikan pada kelompok tani.
“Kita lakukan inventarisir, misalnya pompa air dan perpipaannya. Kita juga menambah bantuan yang berasal dari APBD dan APBN” jelasnya pada kontrasx.com.
Fahrul menyampaikan pihaknya juga melakukan sosialisasi dan bimbingan melalui Penyuluh agar dilakukan penghematan air.
“Kita beri edukasi juga (para petani)” imbuhnya.
Menurutnya, saat ini khusus untuk tanaman pangan sudah ada yang mau memasuki masa panen.
“Selanjutnya mengolah lahan saja lagi (untuk masa tanam berikutnya), sambil menunggu musim hujan” ujarnya.
Ia menegaskan hingga saat ini belum menerima laporan ada keluhan gagal panen karena faktor kemarau.
“Kalau keluhan gagal panen belum ada. Tapi ada laporan terkait kesulitan air” ungkapnya
“Kita lakukan monitoring. Kalau air tidak ada, perlu upaya apa kita bantu. Misal air ada namun alat (pompa) tidak punya, bisa kita pinjam pada kelompok lain. Kita inventarisir” timpalnya.
Fahrul mengaku pihaknya juga sedang mengusulkan lewat dana APBN terkait jaringan irigasi.
“Kitajuga kolaborasi dengan instansi lain seperti BPBD dan Dinas PUPR. Masalah air bukan hanya di kita, tapi juga melibatkan instansi lain, usernya kita” tukasnya. (Boel)

































































