Tanjung, kontrasx.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Badaruddin Kasim Tabalong terus melakukan lompatan besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur RSUD H. Badaruddin Kasim, Setyawan Andri Wibowo, S.Farm., Apt., saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula RSUD setempat pada Jumat (14/8).
Dalam paparannya, Setyawan membeberkan sejumlah capaian dan rencana strategis rumah sakit, mulai dari pemenuhan fasilitas medis mutakhir hingga penambahan poli layanan baru.
RSUD telah menerima bantuan alat Cath lab 100% dari Kemenkes. Alat ini difokuskan untuk penanganan kasus stroke (neurointervensi) dan jantung. Layanan stroke ditargetkan beroperasi penuh sekitar November mendatang sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh ke Kandangan atau Banjarmasin.
Tim dokter spesialis ortopedi RSUD juga sukses melaksanakan operasi knee replacement pada tiga pasien. Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat Tabalong agar tidak perlu mengantre hingga 2 tahun di RSUD Ulin Banjarmasin.
“Kita juga memiliki Mammografi untuk deteksi dini kanker payudara, CT Scan 128 Slice, USG 4 Dimensi, serta penambahan dokter spesialis baru seperti mikrobiologi klinik, patologi anatomi, dan gizi klinik” beber Setyawan.
Guna mengurai kepadatan di poliklinik rawat jalan, aula besar di lantai dua akan disulap menjadi 16 ruangan poli baru melalui anggaran perubahan tahun ini, sehingga para dokter dapat berpraktik bersamaan.
Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Dinas PUPR membangun rumah singgah bagi keluarga pasien dari wilayah terpencil (seperti Haruai atau Jaro) siap dibangun di seberang rumah sakit dan ditargetkan rampung pada Desember.
Selain itu ada juga penyediaan layanan ambulans gratis untuk mengantar pulang pasien pasca-rawat inap di wilayah Kabupaten Tabalong.
”Prinsipnya kami di RSUD terus berusaha memberikan yang terbaik. Meski ada keterbatasan administrasi sebagai instansi pemerintah, fokus utama kami adalah keselamatan dan kenyamanan pasien agar warga Tabalong bangga memiliki rumah sakit sendiri,” tegas Setyawan. (Red)
































































