H Eko : Proses Audit Inspektorat dan Mempersiapkan Wadah untuk Pedagang
TANJUNG, kontrasx.com – Meski fisik bangunan semi modern Pasar Kapar Murung Pudak sudah selesai dibangun beberapa bulan yang lalu, namun hingga sekarang belum juga difungsikan.
Hal ini pun menjadi pertanyaan masyarakat setempat dan banyak dikeluhkan para pedagang pasar yang menempati lapak sementara.
Menanggapi hal tersebut Kepala bidang (Kabid) Pengembangan dan Pengendalian Sarana Perdagangan Diskopukmperindag Tabalong, H. Eko Fiftadi memberi penjelasan.
Eko menerangkan meski secara fisik sudah selesai, bangunan tersebut tidak bisa difungsikan karena ada hal yang harus dipersiapkan lagi untuk para pedagang yang akan menempatinya.
“Rencananya tempat atau wadah yang dipersiapkan dibuatkan berbeda-beda antara pedagang sembako, sayur dan ikan. Itu yang harus disiapkan dan masuknya di tahap lanjutan” jelasnya pada kontrasx.com, Jum’at (09/5).
Ia juga mengemukakan kalau saat ini bangunan tersebut sedang dalam proses audit oleh Inspektorat supaya tidak ada kesalahan.
“Ini termasuk pekerjaan strategis dan dikawal oleh Inspektorat, sedang proses pemeriksaan. Seandainya bukan proyek strategis lanjut saja sebenarnya, karena termasuk maka ketentuannya seperti itu ” jelasnya.
Eko menegaskan untuk kelengkapan wadah bagi pedagang tersebut akan dilaksanakan di anggaran induk tahun ini juga.
“Sudah masuk di Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), siap untuk dilakukan tender” imbuhnya.
“Kalau pemeriksaan dari inspektorat selesai minggu ini, lelang, dapat penyedia itu 15 hari, akhir Mei baru dapat orangnya (pemenang tender), kalau bisa di push dikerjakan duluan harapan kami satu bulan selesai pengerjaannya” tukasnya.
Ia memperkirakan paling lambat Juni para pedagang sudah bisa menempati bangunan baru tersebut.
“Paling lambat Juni baru bisa ditempati, walaupun sampai saat ini kami tetap mengupayakan bisa di Bulan Mei ini juga karena Bupati sudah menyampaikan” katanya.
Ia pun berharap para pedagang bisa tetap bersabar.
“Pedagang mohon bersabar, insyaallah sesegeranya. Ini jadi prioritas pengerjaannya sebelum mengerjakan tahap dua lanjutan” pungkasnya. (Boel)






























































