TANJUNG, kontrasx.com – Kecamatan Upau melaksanakan pelatihan alat berat jenis Excavator dan sopir DT bagi warganya.
Pelatihan ini dibuka Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani dengan penyerahan alat pelindung diri (APD) kepada para peserta di aula BKPSDM, Rabu (14/5).
Camat Upau, Agustian menyampaikan pelatihan dalam rangka mendukung program prioritas Bupati ini diikuti 28 warganya yang tersebar di 4 Desa.
“Peserta dari Kecamatan Upau dari Desa Kaong, Bilas, Pangelak dan Desa Masingai I, yang mana mereka tidak melanjutkan ke perguruan tinggi” ucapnya.
Agustian menuturkan pelatihan ini akan dilaksanakan selama 13 hari dengan instruktur dari LPK Cermat.
“Untuk peserta yang mengikuti pelatihan Excavator ada 7 orang dan sopir DT 21 orang. Insyaallah mulai besok sudah dilaksanakan (pelatihannya)” tuturnya.
Ia mengatakan dalam pelatihan ini didanai dengan anggaran 4 desa.
“Pembiayaan pelatihan ini bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja desa di 4 desa tadi” katanya.
Ia pun berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat kepada peserta.
“Mudah-mudahan mereka bisa memiliki skill dasar dalam hal pertambangan nantinya” harap Agustian.
Sementara, Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi langkah Kecamatan Upau dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan pelatihan ini.
“Dengan memberikan keterampilan mengoperasikan alat berat, kita membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat khususnya generasi muda di Kecamatan Upau. Ini adalah langkah nyata mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan” ujarnya.
H Fani menyatakan pelatihan ini sejalan dengan program prioritas pihaknya yakni mencetak 15.000 tenaga terampil.
“Dengan kompetensi yang mumpuni, saya yakin peserta pelatihan akan menjadi tenaga terampil yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah, khususnya dalam sektor konstruksi dan pertambangan” bebernya.
Ia pun meminta dalam menunjang kegiatan ini ada dukungan perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Upau.
“Kami berharap pihak perusahaan minimal memberikan anak-anak ini kesempatan magang biar mereka mempunyai kepercayaan dan pengalaman. Saya mohon bantuan, minimal program magang kalau bagus tidak salahnya ditarik karyawan” tandasnya. (Can)































































