TANJUNG, kontrasx.com – Setelah Driver Ojek Online (Ojol) mendapat luka serius di jari jempol gara-gara teriris benang gelas layang-layang beberapa waktu lalu, benang gelas layangan yang putus di jalan kembali memakan korban.
Kali ini yang menjadi korban adalah pelajar yang hendak pergi ke sekolah.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong, Husin Ansari menuturkan pagi tadi seorang anak STM yang berangkat ke sekolah mengalami luka lumayan parah akibat benang gelas layang-layang.
“Kejadiannya tadi pagi, di Selongan, dekat Pos Dishub. Korbannya anak STM saat berangkat mau sekolah, mengalami luka di bagian bawah dagu terkena benang gelas layangan” ujarnya pada kontrasx.com, Selasa (30/9).
Husin mengatakan korban langsung dibawa ke kantor Publik Safety Center (PSC) 119 Tabalong Smart yang berada di seberang kantor Dinkes.
“Di PSC 119 ini korban langsung ditangani, dilakukan penjahitan” katanya.
Tak main-main, luka yang ditimbulkan cukup dalam dan diambil tindakan dengan 5 jahitan.
Ia pun menghimbau masyarakat Tabalong agar berhati-hati dalam berkendara.
“Gunakan helm standar supaya terlindungi bagian depan wajah” imbuhnya.
Husin pun mengingatkan agar jangan bermain layang-layang khususnya yang menggunakan benang gelas yang bila putus bisa ke jalan atau ke lingkungan masyarakat.
“Kalau talinya putus bisa ke jalan atau lingkungan masyarakat, bisa membahayakan. Benang lainnya juga mungkin berbahaya kalau jatuh ke jalan” ujarnya.
Pihaknya pun sudah membuat flyer untuk mengingatkan masyarakat agar berhaati-hati. (Boel)
































































