TANJUNG, kontrasx.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong kembali menggelar Workshop Satu Desa Satu Free WiFi di Desa Binjai, Kecamatan Muara Uya, Senin, (27/10).
Berbeda dengan workshop sebelumnya, kali ini yang disasar adalah para aparatur desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tenaga pendidik (guru SD dan SMP), Ketua Rukun Tetangga (RT) dan masyarakat umum.
“Terus terang, saya dan kebanyakan masyarakat di sini masih kurang faham internet. Sehingga kami masih sangat memerlukan pencerahan dari Diskominfo” kata Kepala Desa Binjai, Hamdan.
Hamdan menyebutkan internet sudah ada sejak tahun 1992 dan di zaman sekarang keberadaannya sangat penting dalam pembangunan dan pemerintahan, termasuk bagi Pemdes Binjai.
“Laporan-laporan administrasi, keuangan dan lainnya serba menggunakan internet saat ini. Inilah yang saya harapkan, peserta yang hadir pada kesempatan ini bisa menimba ilmu, menyerapnya dan mengembangkannya untuk kemajuan desa kita” ucapnya saat menyampaikan sambutan di aula Kantor Desa.
Ia mengungkapkan kondisi desanya sekarang masih sulit terjangkau sinyal seluler. Namun Pemkab telah memfasilitasinya, menyediakan 1 titik free wifi yang dapat dipergunakan oleh masyarakat.
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Tabalong, Rully Febriansyah menyatakan kegembiraannya, melihat animo masyarakat desa yang tinggi menjadi peserta Workshop Literasi Digital Internet Sehat Produktif.
“Ini luar biasa. Pesertanya banyak sekali yang hadir. Ini membuktikan di desa yang jauh dari keramaian kota, tinggi keingintahuannya cara memanfaatkan internet yang baik” ujar Rully memuji.
Menurut Rully, internet menjadi sebuah kebutuhan yang penting seiring kehadiran smartphone. Masyarakat dunia dibuat haus akan informasi-informasi, saling berinteraksi dan bersosialiasi dengan yang lainnya, serta banyak hal lagi yang dilakukan, cukup dengan hanya dengan mengandalkan telepon genggam (handphone).
“Kita, Indonesia berada di urutan keempat dunia sebagai pengguna internet. Sebanyak 229 juta jiwa warga negara Indonesia tercatat sebagai pengguna internet aktif” terangnya.
Selanjutnya dijelaskannya produk-produk aplikasi internet seperti social media (Medsos), Search Engine (Google), Website, Streaming (youtube, tiktok) dan e-commerce.
Sebelumnya Diskominfo Kabupaten Tabalong melalui Bidang IKP menggelar Workshop Satu Desa Satu Free WiFi untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak pada Rabu, 22 Oktober 2025. (Rel)






























































