TANJUNG, kontrasx.com – Kejari Tabalong menetapkan tersangka baru dalam kasus tindak pidana korupsi Pembangunan Rumah Sakit Kelua pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong Tahun Anggaran 2020.
Tim Penyidik Kejari Tabalong telah menetapkan tersangka inisial LH pejabat dilingkungan Dinas Kesehatan sebagai PPK.
Kepala Kejari Tabalong, Aditia Aelman Ali melalui Kepala Seksi Intelijen, Muhammad Fadhil menyampaikan penetapan tersangka baru ini berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print : 121/ O.3.16/Fd.1/01/2025 tanggal 17 Januari 2025.
“Pada hari Jum’at tanggal 17 Januari 2025 sekitar jam 15.00 Wita bertempat di Kantor Kejari Tabalong, tim penyidik kami telah menetapkan tersangka LH dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Rumah Sakit Kelua pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong Tahun Anggaran 2020” ujarnya, Jum’at (17/1).
Fadhil menyebut bahwa penyidikan terhadap perkara korupsi ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong Nomor : PRINT- 02/O.3.16/Fd.1/10/2024 tanggal 29 Oktober 2024 jo Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong Nomor : PRINT- 02.a/O.3.16/Fd.1/11/2024 tanggal 29 November 2024.
“Ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht)” sebutnya.
Ia mengatakan usai ditetapkan LH langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Tanjung.
“Tim penyidik kami langsung melakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 puluh hari kedepan di Rutan Kelas II B Tanjung berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: PRINT-123/O.3.16/Fd.1/01/2025 tanggal 17 Januari 2025” katanya.
“Pada saat dilakukan penahanan, kondisi kesehatan tersangka sehat dan stabil” pungkasnya. (Can)