TANJUNG, kontrasx.com – Hingga tahun 2025 ini, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak ditemukan pada ternak yang ada di wilayah Tabalong.
Hal tersebut disampaikan Kabid Kesmavet Disbunnak Tabalong, drh Suwandi pada kontrasx.com.
“Alhmdulillah sampai saat ini PMK itu tidak ada ditempat kita” ujarnya, Sabtu (1/2).
Suwandi menyebut meski diluar Kalsel Outbreak PMK, di Tabalong masih tidak ditemukan penyakit tersebut.
“Seperti di Jawa lagi Outbreak PMK, tapi kita aman. Semoga saja aman (kedepannya)” sebutnya.
Ia menyatakan tidak ditemukan penyakit tersebut pada ternak berkat gencar melakukan vaksinasi sejak beberapa tahun belakangan.
“Karena kita sudah booster, dua tahun berturut-turut sudah kita laksanakan vaksinasi” ucapnya.
Ia pun menuturkan untuk tahun ini pihaknya akan kembali melakukan vaksinasi PMK pada ternak seperti sapi, kerbau hingga kambing.
“(Tahun ini) vaksinasi PMK kami masih menunggu droping dari pusat” tutur Suwandi.
Suwandi menerangkan selain PMK, pihaknya juga telah melaksanakan vaksinasi untuk menghindari penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang mulai marak pada ternak.
“Vaksin LSD juga kita lakukan, ini sedang jalan. Kita lakukan tiap enam bulan sekali, sasarannya yang berpotensi seperti sapi dan kerbau” terangnya.
Ia juga menyatakan penyakit LSD ini belum ditemukan di wilayah Tabalong.
“Saat ini tidak pernah muncul, Alhamdulillah” tukasnya. (Can)






























































