TANJUNG, kontrasx.com – Wacana bagaimana mengatasi banyaknya keluhan masyarakat Tabalong terkait susahnya mencari Kartu Tanda Penduduk (KTP) asal pemilik motor untuk “mehidupi kendaraan bermotor” mengemuka saat Rapat Kerja Komisi ll DPRD Tabalong dengan UPPD Samsat Tanjung, Bapenda dan Satlantas Polres Tabalong.
Bahkan ada kejadian dimana si pemilik asal motor enggan menyerahkan KTP-nya karena takut disalahgunakan, padahal sudah jauh-jauh mendatangi alamat yang bersangkutan.
Di dalam forum, solusi yang ditawarkan adalah menggunakan Biro Jasa untuk “mencari” keberadaan KTP pemilik awal motor.
Menangggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Tabalong AKP Andi Tri Hidayat memberi penjelasan.
Andi menerangkan pihaknya setuju saja dengan wancana tersebut.
“Kita setuju, harus duduk bareng (semua instansi terkait) dan buat kesepakatan. Jangan sampai Polri atau Satlantas mengambil kebijakan nantinya jadi objek bulan-bulanan masyarakat, masyarakat kritis” ungkapnya pada kontrasx.com, Selasa (18/2) diruang kerjanya.
“Ada biro jasa, bisa diterbitkan. Kalau tidak lewat biro jasa tidak bisa, intinya ini ada rupiah, kita tidak mau seperti itu” timpalnya.
Biro jasa yang nantinya mencari keberadaan KTP sehingga nantinya akan ada biaya jasa.
Ia menyebutkan sebelumnya biro jasa seperti ini sudah pernah ada di Banjarmasin.
“Kalau tidak salah ada di Banjarmasin, tapi (sampai sekarang) tidak tahu apakah masih memberi layanan atau tidak karena banyak di kritik. Bahasa masyarakat kenapa lewat biro jasa bisa dan kalau tidak lewat biro tidak bisa” bebernya.
Pada hal, jelasnya, biro jasa yang mencari KTP dan mengurusnya dengan biaya-biaya tertentu yang mungkin sudah disepakati antara pemohon dan pihak biro jasa.
“Kita tidak masalah kalau semuanya (pihak terkait) duduk bareng dan sepakat, kita dukung” tegasnya.
Menurut Andi adanya aturan tersebut (ada KTP pemilik awal kendaraan) pihak kepolisian tidak untuk mempersulit masyarakat.
“Maunya Korlantas atau kami begitu membeli kendaraan second (kendaraan bekas) wajib balik nama biar tidak mempersulit atau dikemudian hari ada kejadian kriminal dan sebagainya tidak tertera namanya” tukasnya. (Boel)






























































