TANJUNG, kontrasx.com – Peningkatan kualitas layanan dan perbaikan infrastruktur menjadi fokus utama Rumah Sakit Umum Daerah Haji Badaruddin Kasim (RSUD HBK) Tabalong. Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, bersama manajemen RSUD HBK dan instansi terkait.
Dalam rapat tersebut, Habib Taufani menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Pelayanan di RSUD merupakan komponen utama. Harus ada pembenahan pelayanan. Jangan sampai masyarakat tidak terlayani dan dipermudah,” ujarnya kepada kontrasx.com, Selasa (25/2) usai rapat.
Habib Taufani juga meminta agar pelayanan di IGD dapat diberikan secara cepat dan responsif. “Jangan sampai masyarakat (pasien) menunggu lama, bisa lebih responsif lagi,” tegasnya. Ia berharap layanan RSUD HBK ke depannya dapat lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat.
Selain masalah layanan, rapat juga membahas rencana renovasi bangunan fisik rumah sakit, termasuk perbaikan sanitasi. Hal ini dinilai penting untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pasien serta tenaga medis.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD HBK, Setyawan Andri Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang memetakan masalah yang ada dan akan melakukan perbaikan alur pelayanan.
“Kita akan lakukan perbaikan-perbaikan,” tegas Setyawan, yang baru menjabat selama tiga minggu.
Setyawan memahami bahwa masyarakat menginginkan pelayanan terbaik. Namun, ia meminta waktu untuk melakukan perbaikan secara bertahap. “Kami sampaikan pada masyarakat, kami perlu waktu untuk perbaikan itu. Kita akan ke sana. Alhamdulillah, sepaham dengan manajemen, dokter, dan karyawan. Insyaallah ke depan, step by step kita perbaiki,” ujarnya.
Dengan komitmen bersama dari pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan seluruh staf, diharapkan RSUD HBK dapat menjadi rumah sakit yang lebih baik dan mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat Tabalong. (Boel)






























































