TANJUNG, kontrasx.com – Taman Tanjung Bersinar Park di kelurahan Mabu’un Kecamatan Murung Pudak kini dihiasi ratusan tanaman anggrek bulan.
Tanaman endemik ini terlihat menunjukkan keindahan bunganya yang khas berwarna putih yang mulai mekar di beberapa pohon yang ada di lokasi tersebut.
Anggrek bulan dengan nama latin phalaenopsis amabilis ini ditanam oleh Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Cabang Tabalong bersama Konservasi dan Pemerhati Bantaran Sungai Tabalong (Kopi Basamut) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong.
Humas Kopi Basamut, Padlianoor menyampaikan Tanjung Bersinar Park dipilih jadi tempat konservasi anggrek bulan.
“Diwilayah fasilitas umum di perkotaan ini belum ada untuk tempat konservasi anggrek, jadi kami pilih disini” ucapnya pada kontrasx.com, Minggu (4/5).
Padli menuturkan selain tempatnya cocok, lokasi tersebut juga menjadi pusat aktifitas masyarakat.
“Kita berharap ini sebagai bahan edukasi masyarakat, dan yang pasti untuk memperindah pemandangan di Tanjung Bersinar Park” tuturnya.
Ia menerangkan anggrek bulan yang berada di Tanjung Bersinar Park ini merupakan sumbangan dari pencinta anggrek di Tabalong.
“Disini ada 150 bibit tanaman anggrek bulan. Bibit ini dari sumbangan anggota PAI, ada juga dari pembibitan anggota kami Kopi Basamut” terangnya.
Ia pun menjelaskan hingga saat ini pertumbuhan tanaman endemik tersebut terbilang baik.
“Ini sudah sekitar 2 bulan sejak awal tahun tadi, perkembangan hingga saat ini Alhamdulillah bibit anggrek masih lengkap, dan juga akar-akarnya sudah menempel di pohon dan mulai berbunga” jelasnya.
Terkait pengawasan dan perawatan, pihaknya bekerjasama dengan DLH rutin melaksanakan tiap bulan.
“Setiap bulan kita pasti melakukan perawatan dan kita bekerjasama dengan DLH. Kita turun bersama-sama melakukan perawatan dan pemantauan” ucap Padli.
Padli mengatakan terkait konservasi saat ini masih difokuskan di kawasan Tanjung Bersinar Park.
“Sementara kita fokus disinu dulu untuk anggrek memudahkan kita untuk pengawasan, tapi untuk penanaman lain ada di bantaran sungai menanam pohon waru” katanya.
Kedepan, pihaknya akan menanam jenias anggrek lainnya di kawasan Tanjung Bersinar Park.
“Akhir tahun nanti akan ada penanaman anggrek juga disini tentu dengan jenis yang lain. Mungkin nanti kita tanam anggrek hitam, kuku macan, tanduk rusa dan macam lainnya” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya konservasi anggrek bulan di kawasan tersebut diharapkan masyarakat dapat membantu menjaga dan memantau perkembangannya.
“Kami berharap masyarakat yang beraktivitas disini bisa ikut membantu menjaga dan memantau untuk kondisi anggrek” harap Padli.
Padli menambahkan pihaknya juga dapat mendampingi pelajar atau organisasi yang ingin berkunjung ke kawasan konservasi tersebut.
“Apabila ada pelajar atau organisasi yang ingin berkunjung kesini insyaallah siap mendampingi” tandasnya. (Can)






























































