TANJUNG, kontrasx.com – Dinas Koperasi,Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong meluncurkan Gerakan Bangga Belanja Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Gerbang Barokah).
Peluncuran program ini langsung dilakukan Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Kamis (15/5).
Kepala DKUPP Tabalong, Syam’ani menyampaikan program ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal.
“Gerakan ini bukan sekadar kampanye belanja, tetapi sebuah langkah nyata membangun kemandirian ekonomi daerah” ucapnya.
Syam’ani menuturkan melalui Gerbang Barokah ini dapat menciptakan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dimana pelaku UMKM bisa tumbuh, berkembang dan bersaing di pasar nasional bahkan internasional” tuturnya.
Ia menjelaskan program ini memiliki lima tujuan utama, mulai dari peningkatan penjualan produk UMKM, perluasan akses pasar, hingga penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan.
“Gerakan ini juga mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media dan masyarakat” jelasnya.
Adapun strategi pelaksanaannya mencakup kampanye sosial melalui media massa dan media sosial, penyediaan “Galeri UMKM” di setiap kantor SKPD dan BUMD.
“Serta kewajiban penggunaan produk UMKM dalam berbagai kegiatan pemerintahan. Bahkan, ASN dan karyawan BUMD diwajibkan mengenakan batik atau sasirangan khas Tabalong setiap hari Kamis dan Jum’at sebagai bentuk dukungan terhadap budaya dan produk lokal” bebernya.
Syam’ani menyebut pemerintah daerah juga akan rutin menyelenggarakan pameran dan bazaar UMKM di lokasi strategis, dengan alokasi stand gratis bagi UMKM binaan.
Selain itu, pelatihan intensif akan diberikan kepada pelaku UMKM, mencakup manajemen usaha, digitalisasi, desain produk, hingga strategi pemasaran.
“Termasuk kemitraan dengan lembaga keuangan, e-commerce, dan komunitas lokal juga menjadi bagian penting dari gerakan ini. Pemerintah akan memberikan penghargaan kepada indvidu atau organisasi yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung UMKM” sebutnya.
Untuk mengukur dampak Gerbang Barokah, Pemkab Tabalong akan melakukan evaluasi berkala terhadap peningkatan penjualan, jumlah UMKM yang naik kelas, kesejahteraan masyarakat dan efektifitas kolaborasi lintas sektor.
“Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar perbaikan program secara berkelanjutan” katanya.
Ia menambahkan melalui peluncuran program ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
Masyarakat pun diajak untuk menjadi bagian dari perubahan ini dengan mulai mencintai dan membeli produk lokal.
“Mari kita jadikan Gerbang Barokah sebagai gerakan bersama. Karena ketika kita membeli produk UMKM lokal, kita sedang membangun Tabalong yang lebih sejahtera” pungkas Syam’ani. (Can)






























































