TANJUNG,kontrasx.com – Lebih dari Seratus Miliar Rupiah Pemkab Tabalong ikut menyertakan modal pada Bank BPD Kalsel.
“Bagi hasil” yang diterima pun terbilang besar, mencapai Belasan Miliar Rupiah setiap tahunnya.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPKAD Tabalong, Samsu Alam, ST.
“Penyertaan modal Pemkab Tabalong di Bank BPD Kalsel sampai tahun 2024 jumlahnya Rp 156.892.936.854” ujarnya pada kontrasx.com, Rabu (21/5) di ruang kerjanya.
Samsu mengatakan “bagi hasil” yang diterima pada Februari 2024 atas Deviden tahun 2023 sebesar Rp 14.226.686.396.
Ia menuturkan di tahun 2023, nominal yang diterima atas Deviden 2022 jumlahny Rp 14.353.708.693.
Adapun tahun 2021 yang Devidennya dibagi tahun 2022 jumlahnya sebesar Rp 13.648.561.936.
Samsu pun menyampaikan kalau Pemkab berencana akan menambah kembali penyertaan modal di bank tersebut.
“Rencana menambah penyertaan modal ada, saat ini posisinya masih dilakukan kajian di Ekobang. Kalau sudah selesai akan kita susun draft Perdanya” bebernya.
Ia pun mengaku belum mengetahui berapa nominal penyertaan modal yang akan ditambahkan.
“Nilainya belum diketahui, masih menunggu kajian dulu. Untuk kisarannya berapa biasanya sesuai dengan kemampuan APBD kita” jelasnya.
Samsu menambahkan penyertaan modal dari Pemkab Tabalong di Bank Kalsel terhitung sejak tahun 2009.
“Data yang ada di kami tahun 2009. Modal yang disertakan (saat itu) sebesar Rp 11.902.314.709 dan terus ada penambahan hingga jumlahnya sekarang mencapai Rp 156.892.936.854” pungkasnya. (Boel)






























































