TANJUNG, kontrasx.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tabalong menggelar Bimtek dan penyuluhan pada komunitas pasar.
Kepala Loka POM Tabalong, Taufiqurrohman menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan pihaknya secara intensif terhadap keberadaan pasar-pasar.
“Tujuan akhirnya mendukung Indonesia emas tahun 20245, menyiapkan generasi agar menjadi generasi sehat serta siap menghadapi tantangan zaman. Salah satu faktor penting adalah pola konsumsi, keamanan makanan. Apa yang kita makan sekarang menentukan kita yang akan datang” bebernya pada kontrasx.com, Kamis (22/5) di aula gedung PLUT Mabuun.
Taufiq menuturkan makanan yang dikonsumsi masyarakat salah satunya berasal dari pasar, terutama pasar tradisional.
“Di Tabalong, HSU, HST dan Balangan pasar tradisional masih menjadi pusat perekonomian masyarakat dan mempunyai manfaat maupun risiko tinggi sehingga pemerintah melalui BPOM melakukan pembinaan dan pengawasan” jelasnya.
Ia menyatakan sasaran dari kegiatan ini adalah para pengelola pasar maupun pihak pemerintah daerah dan komunitas pedagang yang ada di pasar.
“Harapannya program ini bisa di duplikasi oleh Pemda untuk ditularkan ke pasar-pasar lainnya. Dengan adanya kesadaran bersama, saling mendukung dan mengawasi serta saling menjaga, manfaatnya bisa kita rasakan bersama ” tukasnya.
Bimtek dan penyuluhan komunitas pasar ini merupakan program prioritas nasional pasar pangan aman berbasis komunitas.
“Ini program nasional yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia dan tahun 2025 ini BPOM melaksanakannya di Tabalong diantara 4 area pengawasannya” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DKUPP Tabalong, Syam’ani mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan BPOM.
“Sinergi Pemda dan BPOM sangat penting untuk memberikan kepastian dan kenyamanan pada konsumen khususnya masyarakat Tabalong terhadap berbagai olahan pangan yang dikonsumsi” ujarnya.
“Ini bentuk komitmen bersama guna memberi perlindungan dan kemananan terhadap konsumen” timpalnya.
Ia pun meminta para peserta baik perwakilan DKUPP, UPT Pasar maupun para pedagang untuk memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya menimba ilmu dan pengetahuan.
“Jangan ragu untuk bertanya. Dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun mendatang” pungkasnya. (Boel)






























































