Tanjung, kontrasx.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H mengingatkan tantangan ke depan tidak hanya berasal dari dalam negeri, melainkan juga dipengaruhi dinamika global yang tidak stabil.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha ke Polres Tabalong pada Jumat (23/5).
Ia menyoroti berbagai konflik dunia yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir seperti konflik di Rusia dan Ukraina, Israel dengan Palestina, Israel dengan Iran, hingga saat ini muncul kembali ketegangan antara India dan Pakistan. Bahkan, perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina turut memicu ketegangan kawasan.
“Ini bukan tentang merendahkan bangsa lain, tetapi kita harus realistis. Kita tidak tahu kapan konflik ini akan berakhir atau meluas. Karena itu, kewaspadaan dan stabilitas dalam negeri harus dijaga agar tidak terpengaruh gejolak global,” tegas Kapolda.
Ia menekankan peran Polri di daerah sebagai garda terdepan dalam memitigasi potensi gangguan kamtibmas akibat krisis internasional.
Dalam kunjungan yang bertujuan untuk pembinaan, penguatan soliditas organisasi, serta evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Tabalong itu Kapolda memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran Polres Tabalong dalam menjaga stabilitas wilayah dengan pendekatan humanis dan profesional.
“Kinerja Polres Tabalong patut diapresiasi, terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Irjen Rosyanto.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolda dan Ketua Bhayangkari.
“Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan memperkuat sinergi,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke fasilitas Polres Tabalong, termasuk green house dan kolam ikan bioflok sebagai bagian dari program ketahanan pangan. (rel)






























































