TANJUNG, kontrasx.com – Rumah Sakit Umum Daerah H Badaruddin Kasim (RSUD HBK) Maburai tahun ini juga akan melakukan renovasi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf usai rapat ekspose pembangunan RSUD HBK.
“Ini tindak lanjut dari rencana rehab RSUD, sudah mengerucut, sudah ada kesepakatan perencanaan. Dengan jumlah anggaran tersebut apa saja yang nanti bisa dilakukan” bebernya pada kontrasx.com, Selasa (17/6) siang usai acara.
Habib Taufan menegaskan renovasi RSUD akan dilaksanakan tahun ini juga.
“Pelaksanaannya tahun ini juga, mudah-mudahan akhir Juli sudah mulai lelang, Agustus hingga Desember dikerjakan” ungkapnya.
“Total anggarannya Rp 23 Miliar” timpalnya.
Ia membeberkan bagian yang akan direnovasi antara lain sanitasi, atap dan plafon.
“Bagian atap banyak yang bocor, untuk sanitasi pipa-pipa pembuangan yang ada dibawah lantai kamar-kamar banyak juga yang tidak berfungsi optimal. Termasuk perbaikan plafon” bebernya.
Habib Taufan pun berharap ke depan ruang isolasi bisa terpisah dengan ruang pelayanan lainnya.
“Pelayanan untuk penyakit menular dan tidak menular perlu ruangan tersendiri (dipisah), ruang isolasi, saat ini masih gabung. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun” katanya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD HBK, Setyawan Andri Wibowo menambahkan dengan anggaran yang ada sekarang pihaknya juga akan menambah ruangan Poli Rawat Jalan.
Menurutnya dokter ahli yang jumlahnya lebih dari satu bisa praktek secara bersamaan sehingga pasien bisa terlayani lebih cepat lagi.
“Misal Poli Syaraf, dokternya ada 2, karena tidak ada ruangan hanya satu (yang praktek). Setelah renovasi nanti akan ada 2 ruangan sehingga bisa praktek sekaligus. Pasien bisa terlayani lebih cepat lagi. Rawat inap juga demikian” pungkasnya. (Boel)






























































