TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani meminta seluruh Kepala Desa untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap pengembangan Posyandu di wilayah masing-masing.
Hal tersebut diutarakannya saat membuka Peningkatan Kapasitas Pembina, Pengurus dan Kader Posyandu Kelua di Hotel Jelita Tanjung, Senin (30/6).
“Keterlibatan aktif dari pemerintah desa sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk dalam alokasi anggaran dan dukungan teknis yang dibutuhkan” ucapnya.
H Fani menyatakan hal ini dilakukan untuk menjadikan Posyandu sebagai wajah dari pelayanan publik yang responsif, inklusif dan partisipatif.
“Dengan semangat gotong royong, sinergi lintas sektor, serta dedikasi para kader di lapangan, saya optimis bahwa Kecamatan Kelua mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan Posyandu 6 SPM yang unggul dan berkelanjutan dan bisa diikuti oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Tabalong” ujarnya.
Ia pun mengatakan peningkatan kapasitas pembina, pengurus, dan kader menjadi sangat penting.
“Kegiatan bimbingan teknis seperti ini adalah langkah strategis agar para pelaksana Posyandu dapat memahami tugas, fungsi, dan metode pelayanan yang sesuai dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan masyarakat saat ini” katanya.
Sementara, Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kelua, H Huzairin menyampaikan kegiatan kali ini dilaksanakan selama dua hari di Hotel Jelita dari tanggal 30 Juni sampai 1 Juli.
“Peserta 122 orang terdiri perwakilan 11 desa di kecamatan” ucapnya.
Huzairin pun berharap kegiatan ini dapat diikuti seluruh peserta dengan baik.
“Semoga bisa diterapkan dan dilaksanakan di posyandu desa masing-masing” harapnya. (Can)






























































