TANJUNG, kontrasx.com – Tahun ini Pemkab Tabalong melalui Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortiklultura (DKPPTPH) akan melakukan cetak sawah baru.
Kabid Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPTPH Tabalong, Rahmani menyampaikan untuk mengantisipasi terjadinya penurunan luasan persawahan, maka dilakukan cetak sawah.
“Kita sadari juga ada kecenderungan penurunan luasan ( persawahan), untuk mengantisipasinya melalui dana APBN kita akan mencetak sawah. Informasi terakhir ada 534 hektar” bebernya pada kontrasx.com, Jum’at (25/7) diruang kerjanya.
Menurutnya cetak sawah ini juga bertujuan untuk menambah luas lahan dengan harapan produksi padi turut meningkat.
Rahmani mengatakan lokasi cetak sawah tersebut tersebar di beberapa kecamatan.
“Ada 15 titik lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan” imbuhnya.
Ia menyebutkan lokasi tersebut diantaranya berada di Kecamatan Muara Uya: Mangkupum, Simpung Layung, Kecamatan Upau: Kaong, Pangelak, Kinarum dan Kecamatan Tanjung: Wayau, Kambitin, Banyu Tajun.
“Di wilayah Selatan ada Kecamatan Kelua di Ampukung, Karangan Putih, Banua Lawas ada Sei Anyar dan Purai” katanya.
Rahmani menyatakan kegiatan ini masih dalam proses.
“Sedang berproses, masih selesaikan SID, belum berkontrak. Insyaallah beberapa hari ke depan akan selesai desain, administrasi selesai dan ditingkatkan ke pelaksanaan pekerjaan” jelasnya.
Adapun dari dana APBD cetak sawah tahun ini target awalnya 30 hektar namun hanya bisa direalisasikan 15 hektar.
“Karena ketersediaan anggaran, hanya mampu sekitar 15 hektar. Kekurangannya diarahkan ke APBN” jelasnya.
Di sisi lain, ia pun mengakui ada saja problem terhadap kegiatan cetak sawah ini dan sudah ada solusinya.
“Menurut masyarakat lahannya sudah menjadi hutan dalam beberapa tahun, masuk program cetak sawah tidak bisa karena masih tercatat sebagai lahan baku sawah” terangnya.
“Solusinya program rehabilitasi sawah, semi cetak sawah di lahan persawahan yang sudah tidak terpakai lagi. Ini program kita dengan Kementan” tukasnya.
Rahmani menegaskan cetak sawah baru ini diluar dari luasan lahan baku sawah yang sudah ada.
“Cetak sawah ini belum ada sawahnya, ini diluar lahan baku sawah atau sawah yang sudah ada” tandasnya.
Ia menerangkan hingga saat ini luas sawah yang ada di Tabalong mencapai 9.138 hektar.
“Lahan baku sawah atau sawah existing luasnya 9.138 hektar, lokasi tersebar di semua kecamatan” pungkasnya. (Boel)






























































