Tanjung, kontrasx.com– Menanggapi adanya pekerjaan yang terkesan lambat dan menumpuk di akhir tahun, Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh proses perencanaan dan lelang yang memakan waktu, terutama untuk anggaran yang didapat melalui APBD Perubahan.
“Tahun ini Dinas PU itu sangat banyak dapat anggaran,” jelasnya.
Untuk mengatasi penumpukan pekerjaan di akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Tabalong akan menerapkan langkah strategis dengan melakukan lelang dini untuk tahun anggaran berikutnya.
“Insyaallah di bulan Desember atau selambat-lambatnya Januari, kita sudah akan melakukan proses lelang. Dengan demikian kami berharap tidak lagi terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun,” kata H Fani.
Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Tabalong untuk menjadi pintu gerbang IKN (Ibu Kota Nusantara), yang menuntut kesiapan infrastruktur untuk menjamin kenyamanan bagi masyarakat Tabalong maupun pendatang dari luar.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan memastikan seluruh infrastruktur jalan dan jembatan salah satunya dengan pengaktifan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dilengkapi tiga unit armada khusus, yang secara spesifik ditujukan untuk mendukung program “100% Jalan Jembatan Mantap Tabalong”.
“Harapan kita, jalan-jalan selain mantap, mereka juga terawat, terpelihara,” pungkas Bupati.(na)






























































