TANJUNG, kontrasx.com – Kehadiran ustadzah serta penyuluh agama turut membantu kehidupan religius masyarakat di Tabalong.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani saat menghadiri konsolidasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan di Pendopo Bersinar Pembataan, Sabtu (24/1).
“Adanya ustadzah dan penyuluh agama khususnya muslimah sangat membantu kehidupan religius masyarakat Tabalong” ujarnya.
H Fani menyampaikan dalam mendukung kehidupan religius di Kabupaten Tabalong ada beberapa langkah diambil pemerintah.
“Untuk mendukung kehidupan religius, langgar dan musola mulai tahun ini listriknya kita gratiskan, jadi kalau majelis taklim silahkan manfaatkan semaksimal mungkin supaya ilmu agama bisa disampaikan keseluruh masyarakat Kabupaten Tabalong” ucapnya.
Selain itu, untuk kaum langgar atau musola juga telah disiapkan insentif dari pemerintah daerah.
“Langkah kita untuk memastikan kehidupan religius di kabupaten Tabalong” tegasnya.
Ia mengatakan tiap bulan di 12 kecamatan juga menggelar sholawatan.
“Alhamdulillah sholawat di Tabalong bergema tiap bulannya” kata H Fani.
Sementara, Ketua PW BKMT Tabalong, Annisa Zumaidah menyampaikan jumlah majelis taklim di Bumi Sarabakawa ada 500.
“Jumlah itu gabungan sama bapak-bapak, untuk ibu-ibunya ada 110 majelis taklim dan itu belum termasuk dari 131 desa/kelurahan di Tabalong”
Annisa mengatakan pihaknya juga rajin turun untuk melakukan pembinaan ke majelis taklim di Tabalong.
“Mudah-mudahan dalam melaksanakan dakwah di kabupaten Tabalong ini diberikan kekuatan, kesehatan dan keridhoan Allah SWT”
Diketahui, kegiatan konsolidasi ini juga dibarengi pelaksanaan milad BKMT ke-45 dan Rakerwil ke-2 yang dihadiri 13 kabupaten/kota se-Kalsel. (Can)
































































Alhamdulillah semoga semua program terlaksana dengan baik.