Tanjung, kontrasx.com – Penantian panjang masyarakat Tabalong untuk kembali menikmati akses udara segera berakhir. Operasional Bandara Warukin kini tinggal selangkah lagi menuju peresmian setelah sukses mengantongi Sertifikat Bandar Udara (SBU).
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong tengah menunggu terbitnya Keputusan Menteri (KM) yang akan mengukuhkan status Warukin sebagai bandara umum. Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, menyatakan optimismenya bahwa pesawat akan kembali mendarat dan lepas landas di Bumi Saraba Kawa tahun ini.
Bukan sekadar gengsi, pengaktifan kembali bandara ini merupakan solusi nyata atas kendala jarak.
“Bayangkan, perjalanan darat ke Banjarmasin yang biasanya memakan waktu hingga 5 jam, nanti cukup ditempuh dalam 30 menit dengan pesawat,” ujar pria yang akrab disapa Haji Fani tersebut kepada wartawan di Tanjung, Jumat (23/1).
Berbeda dengan operasional bandara pada umumnya yang sering bergantung pada subsidi pemerintah, Pemda Tabalong mengusung strategi yang lebih berkelanjutan. Haji Fani menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan sistem subsidi konvensional yang membebani APBD.
Sebagai gantinya, akan diterapkan sistem “Booking Seat”. Strategi ini merupakan kolaborasi antara Pemda Tabalong, pemerintah daerah tetangga dan pihak swasta. Jatah kursi akan dialokasikan untuk keperluan perjalanan dinas pemerintah serta operasional karyawan perusahaan di wilayah sekitar.
“Ini bukan subsidi, melainkan pengaturan kebutuhan. Dengan kepastian keterisian kursi, maskapai akan lebih stabil dalam beroperasi,” jelasnya.
Kehadiran Bandara Warukin diproyeksikan tidak hanya menguntungkan Tabalong, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi kabupaten tetangga seperti Balangan, Barito Timur, Amuntai, hingga Barabai.
Konektivitas udara yang cepat diyakini akan menarik minat investor dan mempermudah mobilisasi tenaga ahli, yang pada akhirnya akan mempercepat putaran roda ekonomi di wilayah Banua Enam dan sekitarnya.
“Dengan akses udara, pertumbuhan ekonomi kita akan melesat karena konektivitas yang semakin mudah dan efisien,” tutup Bupati dengan optimis. (na)






























































