Tanjung, kontrasx.com – Suasana syahdu dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Cheng Ho, Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, pada Jumat (30/1). Masjid dengan arsitektur khas Tionghoa yang menjadi satu-satunya di Kalimantan Selatan ini tampak lebih padat dari biasanya oleh ratusan jamaah yang ingin menunaikan kewajiban Shalat Jumat.
Kehadiran jamaah terasa semakin istimewa dengan hadirnya orang nomor satu di Bumi Saraba Kawa, Bupati Tabalong HM Noor Rifani (H. Fani). Tak datang sendiri, Bupati tampak didampingi jajaran Asisten, Kepala Perangkat Daerah, hingga Sekretariat DPRD Kabupaten Tabalong.
Dari kursi legislatif, terlihat hadir Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Tabalong, H. Winarto dan H. Pahmi, serta Sekretaris DPRD H. Adi Fazar, yang berbaur bersama masyarakat di dalam saf yang rapat.
Bertindak sebagai Khatib sekaligus Imam, Ustadz Fahmi Ansari menyampaikan khutbah yang cukup menyita perhatian jamaah. Di tengah sejuknya kawasan wisata Tanjung Puri, ia memberikan pengingat keras mengenai pentingnya menjaga moralitas dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Salah satu poin utama yang ditegaskan oleh Ustadz Fahmi adalah pandangan Islam mengenai larangan hubungan sesama jenis. Pesan ini disampaikan sebagai benteng bagi umat agar tidak terjerumus pada perilaku yang menyimpang dari kodrat dan ajaran agama.
“Mari kita perkuat keimanan dan jaga keluarga kita. Peran masyarakat sangat krusial untuk membentengi generasi muda dari pengaruh perilaku yang bertentangan dengan nilai agama dan norma sosial,” ajak Ustadz Fahmi dalam khutbahnya.
Usai pelaksanaan salat yang berlangsung khidmat, momentum ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara pemimpin daerah dan warganya. Kehadiran Bupati H. Fani dan jajaran pejabat lainnya di Masjid Cheng Ho dianggap sebagai cerminan kepemimpinan yang merakyat dan religius.(Riz)






























































