Tanjung, kontrasx.com – Sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dalam arti luas, Kecamatan Pugaan diminta lebih memprioritaskan persoalan ketahanan pangan.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf saat
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun anggaran 2027 Kecamatan Pugaan.
“Fokus pada ketahanan pangan. Hal ini juga selaras dengan RPJMD Kabupaten, Provinsi maupun Pemerintah Pusat” ujarnya, Senin (04/2) usai Musrenbang.
Habib Taufan mengatakan pendanaan yang belum tercover di Pusat bisa difokuskan lewat anggaran APBD sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Termasuk Jifoc (Jirak Food Cluster). Sudah diusulkan, mudah-mudahan bisa direalisasikan Kementan di 2026” imbuhnya.
Menurutnya Jifoc memiliki arti penting terkait ketahanan pangan khususnya di wilayah Kecamatan Pugaan.
Ia menyatakan ketahanan pangan nantinya akan terkonsentrasi di Jifoc karena tidak semua Desa memiliki lahan pertanian seluas 2 ha.
“Lahan milik desa terbatas, luasannya lecil, desa sekitar bisa kerja sama dengan Jirak dengan sistem bagi hasil. Lebih terkonsentrasi (di Jifoc)” katanya.
“Bukan hanya usaha persawahan, bisa juga usaha lain seperti perikanan” sambungnya.
Terpisah, anggota DPRD Tabalong Dapil Selatan, Pahmi, mengapresiasi atas rencana kerja yang disusun Kecamatan Pugaan.
Fahmi menyatakan akan mengawal apa yqng menjadi usulan prioritas Kecamatan Pugaan tersebut.
“Kami dan pihak Eksekutif akan bekerja sama untuk mencari bantuan di Pusat atau Kementerian terkait, apa yang bisa mereka bantu” tukasnya.
Ia menyebutkan secara keseluruhan lewat APBD lebih dari 20 persen anggaran untuk ketahanan pangan termasuk infrastruktur jalan, jalan usaha tani dan Alsintan. (Boel)






























































