Tanjung, kontrasx.com – Kabupaten Tabalong berhasil menekan angka kemiskinan hingga hampir 1%, atau tepatnya sebesar 0,97%. Sebuah angka yang luar biasa untuk skala daerah, mengingat sulitnya mengintervensi variabel kemiskinan di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Bupati Tabalong, Ir. H.M. Noor Rifani merincikan bahwa pada tahun 2024, angka kemiskinan Tabalong berada di level 5,6%. Namun, berkat kolaborasi lintas sektor yang masif, angka tersebut kini menyusut tajam ke posisi 4,6%.
“Menurunkan satu persen kemiskinan itu sangat sulit. Tapi alhamdulillah, tahun ini kita bisa turun 0,97%. Jika tren ini konsisten kita jaga 1% setiap tahun, insyaallah pada tahun 2029 kita bisa mencapai target nol kemiskinan di Tabalong,” ujar Bupati saat memberikan sambutan Musrenbang RKPD Tabalong tahun 2027 di Murung Pudak.
Tak hanya sekadar membagi bantuan, penurunan angka kemiskinan ini juga didorong oleh penguatan sektor riil. Bupati menekankan pentingnya modernisasi pertanian (mekanisasi) agar anak muda atau petani milenial mau turun ke sawah menggunakan traktor dan alat modern, bukan lagi sekadar cangkul manual.
Selain itu, Pemkab Tabalong kini tengah gencar mencoba mengoperasionalkan Kembali Bandara Warukin untuk membuka akses bagi 6 kabupaten tetangga, membuka Fakultas Teknik (PSDKU ULM) untuk menciptakan perputaran ekonomi baru dari sektor pendidikan (kos-kosan, UMKM, dan jasa) dan mengundang Investor Hotel Bintang 4 untuk mendukung status Tabalong sebagai daerah tujuan, bukan sekadar perlintasan.
Bupati yang akrab disapa Haji Fani ini memberikan pesan kepada seluruh Kepala SKPD, Camat, hingga Kepala Desa. Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah sementara yang harus meninggalkan manfaat nyata.
“Bapak Ibu sekarang dipercaya jadi pejabat, berikanlah warisan (legasi) terbaik saat menjabat. Itulah yang nanti bisa kita ceritakan kepada anak cucu kita. Mari bersama-sama membuat masyarakat Tabalong tersenyum dan sejahtera,” tutupnya. (na)






























































