AMUNTAI, kontrasx.com – Bupati Tabalong HM Noor Rifani dan Wakil Bupati beserta OPD terkait turut menghadir rapat koordinasi pengendalian banjir dikawasan banua enam di Hulu Sungai Utara (HSU).
H Fani menyatakan penanganan persoalan banjir ini membutuhkan kolaborasi baik antar Kabupaten maupun Provinsi dengan Pemerintah pusat lewat Balai Wilayah Sungai.
“Harus berkolaborasi, tidak bisa berdiri sendiri-sendiri karena ada kewenangan yqng berbeda-beda. Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan kewenangan Pusat, kita tidak bisa mengintervensi secara langsung” jelasnya pada kontrasx.com, Rabu (11/2) siang, di halaman aula Idham Khalid HSU.
Orang nomor satu di Bumi Saraba Kawa ini mengatakan Bupati atau Wakil Bupati di banua enam juga menyepakati langkah-langkah aktual untuk penanggulangan banjir.
“Kita sepakati langkah-langkah aktual yang akan dilakukan untuk penanggulangan banjir secara komprehensif, bukan secara parsial” tandasnya.
Terkait kolaborasi dengan Kabupaten HSU dalam hal membuat sodetan bilamana beririsan dengan Tabalong, H Fani menyatakan kesiapannya.
“Tabalong berbatasan dengan HSU, kalau sodetan HSU beririsan dengan kita, memerlukan kita, kita siap saja” ujarnya.
Selain Gubernur Kalsel beserta jajaran, rapat koordinasi ini juga dihadiri Bupati maupun Wakil Bupati serta OPD terkait dari Kabupaten HSU, Balangan, HST, HSS dan Kabupaten Tapin. (Boel)






























































