Tanjung, kontrasx.com — Presidium Majelis Daerah Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Tabalong, Kadarisman, mendorong para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk terus merawat sikap kritis demi terciptanya kebaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Namun, ia menekankan bahwa kritisisme mahasiswa wajib disampaikan secara etis dan berbobot.
Pesan tegas tersebut disampaikan Kadarisman saat menutup secara resmi Latihan Kader (LK) II Intermediate Training Tingkat Nasional HMI Cabang Tanjung, Sabtu (8/8).
“Kritik yang lahir dari intelektualitas kader HMI ditujukan untuk menumbuhkan kebaikan. Ia membutuhkan komunikasi yang etis,” ujar Kadarisman di hadapan para peserta pelatihan.
Dalam pengarahannya, Kadarisman mengingatkan pentingnya peran kelompok terdidik dalam mengawal sejarah bangsa. Menurutnya, perubahan besar tidak pernah digerakkan oleh kerumunan tanpa arah, melainkan oleh segelintir orang yang memegang teguh keyakinan serta pemikiran matang.
“Dalam tradisi perjuangan, kelompok kecil yang terdidik dan tertempa dengan keras selalu menjadi core of the core atau motor penggerak perubahan,” tegasnya.
Dalam momentum penutupan LK II tersebut, KAHMI Tabalong menitipkan tiga pesan strategis kepada kader HMI
Pertama, transformasi gagasan. Kemampuan melakukan analisis sosial dan pemikiran kritis yang didapat selama training tidak boleh berhenti pada wacana atau debat kusir, melainkan harus diterjemahkan dalam aksi nyata untuk masyarakat.
Kedua, menjaga tradisi intelektual dan independensi. Kader dituntut untuk konsisten membaca, menulis, dan berdiskusi, serta menjaga independensi etis dan organisatoris HMI demi memihak kebenaran dan keadilan.
Ketiga, penguatan silaturahmi dan estafet kepemimpinan. Menjaga soliditas internal serta komunikasi konstruktif dengan senior KAHMI guna memperkuat fungsi HMI sebagai kawah candradimuka kepemimpinan nasional.
“Kelulusan LK II bukanlah titik akhir, melainkan awal dari proses pembuktian kualitas intelektual dan kepemimpinan kalian di tengah masyarakat,” tambah Kadarisman.
KAHMI Tabalong juga mengapresiasi jajaran panitia, pengurus HMI Cabang Tanjung, Master of Training (MOT), hingga para pemateri yang telah mengawal dinamika intelektual serta mental para peserta selama sepekan penuh.
Sebelumnya, kegiatan tingkat nasional yang berlangsung selama satu pekan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kabupaten Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. (Rel)

































































