TANJUNG, kontrasx.com – Menyerap aspirasi masyarakat, DPRD Kabupaten Tabalong menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
RDP kali ini dihadiri LSM, perwakilan Mahasiswa, Serikat Pekerja, Ojol, perwakilan sejumlah Perusahaan, PLN ULP Tanjung serta SKPD terkait.
Wakil Ketua DPRD Tabalong, Hj Noor Farida menuturkan RDP ini merupakan agenda rutin tiga bulanan yang pihaknya laksanakan.
“Agenda kali ini terkait fungsi pengawasan DPRD terhadap pembangunan di daerah” terangnya pada kontrasx.com, Selasa (18/8) disela acara.
Farida mengatakan salah satu persoalan yang disoroti adalah masalah ketenagakerjaan.
“Masalah tenaga kerja disoroti, ini sesuai program mencetak tenaga terampil, disoroti karena menyangkut taraf hidup agar lebih baik lagi” ujarnya.
Selain itu, ia menyebutkan perwakilan ojek online (Ojol) juga berharap memiliki tempat mangkal untuk menunggu orderan.
“Ojol berharap bisa memiliki tempat singgah yang bisa digunakan, tidak mangkal di sembaranng tempat. Pemda bisa memberi ruang” katanya.
“Tadi sudah terjawab, DKUPP Tabalong mempersilakan menggunakan area pasar Mabuun” sambungnya.
Terpisah, Ketua Komisi l DPRD Tabalong, H Akhmad Helmi merincikan poin yang menjadi materi RDP ini yakni terkait pengawasan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Helmi menambahkan persoalan yang mengemuka dalam pertemuan ini diantaranya penyertaan modal pada Perusahaan daerah (Perusda).
“Yang disoroti penyertaan modal di Perusda. Hasil penyertaan modal, bentuknya seperti apa, mereka minta penjelasan. Anggaran diperuntukkan apa saja, jangan sampai muncul anggapan bahwa dana digunakan untuk membayar gaji Direksi (karyawan) saja” bebernya.
Selain itu, ia menyatakan hal lain yang menjadi sorotan adalah pelayanan publik terutama pelayanan kesehatan.
“Mereka menyampaikan apresiasi karena sarana dan prasarana (kesehatan) sudah memadai, namun tidak dibarengi SDM pelayanan, supaya diperhatikan” imbuhnya.
Helmi menegaskan poin-poin pembahasan akan pihaknya tindaklanjuti saat menggelar rapat dengan SKPD yang menjadi mitra kerja lewat Komisi.
“Hasil rapat akan kita tindaklanjuti dengan mitra kerja masing-mmasing” tandasnya.
Di dalam forum RDP ini, banyak masukan-masukan dan pandangan yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat yang berhadir, dengan harapan pembangunan Tabalong bisa semakin maksimal. (Boel)

































































