JAKARTA, kontrasx.com – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia Kalimantan Selatan (Pengprov Porserosi Kalsel) mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk menghadiri agenda nasional Workshop dan Sertifikasi Juri Inline Freestyle PB Porserosi yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 September 2026 di Daima Suites Hotel Jakarta.
Selama tiga hari, delegasi Porserosi Kalsel ini dibekali materi standarisasi penilaian modern, pembaruan aturan perlombaan, hingga simulasi langsung penjurian di lapangan.
Ada enam delegasi “Buhan Kalsel” yang diberangkatkan untuk mengemban misi peningkatan mutu penjurian ini berasal dari tiga daerah berbeda yaitu Fakhruddin (Perwakilan Kabupaten Banjar), Tri Atmaja Bhakti (Perwakilan Kota Banjarbaru), Chandra Bagus Santoso dan Fikri Ade Putra (Perwakilan Kabupaten Tabalong) serta 2 orang dari Banjarmasin.
Wakil Ketua II PB Porserosi, Eri Marina Yo mengapresiasi seluruh daerah yang berpartisipasi pada workshop dan sertifikasi juri Nasional 2026.
“Mudah-mudahan pertumbuhan kita terus meningkat dan pastinya dibutuhkan juri yang berkualitas di seluruh daerah” ucapnya.
“Supaya nanti seluruh daerah perkembangan semakin merambah, kompetisi antar provinsi semakin merata dan melalui kompetisi yang sehat, kita bisa menguasai panggung dunia” timpalnya.
Sementara, Ketua Pelaksana juga Bidang Komisi Inline Freestyle PB Porserosi, Hari Hengky Irawan menyebut ada puluhan peserta yang ikut andil dalam kegiatan kali ini baik untuk Juri Level 0, 1 dan 2.
“Total ada 72 peserta, dan sebanyak 38 peserta newbie dan sisanya yang asesmen” sebutnya.
Hengky pun berharap seluruh peserta dapat memaksimalkan ilmu yang diberikan oleh para trainer salah satunya yaitu Sherly Tay dari World Skate Asia Inline Freestyle Technical Commission.
“Melalui semangat kebersamaan ini dan ilmu yang baru ini bisa bermanfaat untuk teman-teman judges untuk mencetak atlet-atlet Indonesia agar bisa berkompetisi di level Dunia” harapnya.
Dikesempatan lain, Ketua Porserosi Kalsel, H Hermansyah menyatakan delegasi yang dikirimkan ini sebagai komitmen nyata pihaknya untuk mencetak juri-juri lokal yang berlisensi resmi dan memiliki pemahaman mendalam tentang regulasi terkini inline freestyle.
“Kehadiran juri-juri bersertifikat nasional ini diharapkan dapat segera mendongkrak standar turnamen sepatu roda lokal di Banua, sekaligus mempersiapkan para atlet Kalsel agar lebih siap menghadapi persaingan ketat di kejuaraan tingkat Nasional maupun Internasional” tukasnya. (Can)

































































