TANJUNG, kontrasx.com – Beberapa hari terakhir, Kabupaten Tabalong diselimuti asap yang cukup pekat, aroma asap juga tercium cukup tajam.
Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menjelaskan berdasarkan data BMKG, hotspot di Tabalong per hari ini ada 14 titik tersebar di beberapa Kecamatan.
“Menurut BMKG, hotspot Tabalong per hari ini 17 sept 2026 ada 14 titik” ujarnya pada kontrasx.com, Kamis (17/9) sore.
Dari data tersebut diketahui sebaran hotspot berada di Kecamatan Banua Lawas ada 2 titik, Haruai 1 titik, Muara Uya 2 titik, Murung Pudak 1 titik, Upau 1 titik dan terbanyak di Kecamatan Tanta 7 titik.
Haris menyampaikan berdasarkan analisis citra sebaran asap satelit Himawari tanggal 16 September 2026 jam 17.00 Wita, terdeteksi adanya asap di wilayah Kalsel bagian Barat, Utara dan Sebagian Selatan dan Timur.
Dari arah pergerakannya, angin bergerak ke arah Barat Laut Utara, sehingga hampir seluruh wilayah Kalsel khususnya wilayah bagian utara Kalimantan Selatan (Kabupaten HSS, HSU, Balangan dan Tabalong) terdampak kabut asap yang cukup pekat.
“Dari analisa BMKG terdeteksi adanya asap di wilayah Kalsel bagian Barat, Utara dan sebagian Selatan dan Timur, lalu karena ada pergerakan angin membuat asap terbawa sampai ke Tabalong. Ada hembusan angin yang membawa asap ke Tabalong” jelasnya.
Ia juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan ditengah kondisi kemarau ini.
“Tetap harus menjadi perhatian dan menjadi prioritas untuk menghindari kebakaran hutan dan lahan” tukasnya. (Boel)

































































