TANJUNG, kontrasx.com – Pemkab Tabalong meluncurkan aplikasi Pengukuran Indikator Kinerja Keuangan Perangkat Daerah (Pikad) dan ekspose Halo Tabalong, di Balai Rakyat H Dandung Suchrowardi, Kamis (17/9).
Kegiatan tersebut langsung dihadiri Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani.
H Fani menyambut baik aplikasi PIKAD dan ekspos Halo Tabalong.
“Adanya sistem ini (aplikasi PIKAD), kita ingin memastikan bahwa anggaran yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat” ucapnya.
Ia menyebut aplikasi tersebut dapat memantau kinerja perangkat daerah secara berkala.
“Sehingga apabila ada kendala, dapat segera dilakukan perbaikan” sebutnya.
Sementara, aplikasi Halo Tabalong untuk memudahkan aduan masyarakat yang langsung tertuju kepada SKPD pemangku.
“(Laporan) ini langsung masuk ke SKPD, tolong ini diperhatikan semua. Saya berharap dengan adanya Halo Tabalong ini memudahkan kita” ujarnya.
Ia pun berharap aplikasi tersebut dapat semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.
”Khususnya dalam menyampaikan informasi, menerima aspirasi, serta memberikan pelayanan secara lebih mudah dan cepat” harap H Fani.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tabalong, Eddy Suriyani menerangkan PIKAD merupakan inovasi daerah yang dikembangkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD).
”Aplikasi ini sebagai instrumen pengukuran kualitas pengelolaan keuangan perangkat daerah secara objektif, terukur, dan berbasis data” terangnya.
Eddy pun menjelaskan inovasi ini lahir dari kebutuhan Pemkab tabalong untuk meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi pelaksanaan APBD.
”Sebelumnya masih berorientasi pada besaran realisasi anggaran tanpa mempertimbangkan kualitas pengelolaannya” jelasnya.
Sementara, Halo Tabalong merupakan upaya Pemkab untuk membangun tata kelola pengaduan masyarakat yang lebih terpadu, transparan, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
”Ini merupakan saluran resmi pelaporan masyarakat Tabalong yang dirancang oleh Diskominfo dan menjadi bagian dari ekosistem pengaduan nasional melalui integrasi dengan SP4N-LAPOR!” tandasnya. (Can)
































































