Tanjung, kontrasx.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong memperkuat barisan dalam memerangi narkotika di Bumi Sarabakawa. Tak hanya mengandalkan penindakan, BNNK kini menggandeng insan pers untuk mengedukasi masyarakat hingga ke pelosok desa.
Langkah proaktif ini ditegaskan dalam rapat koordinasi strategis antara BNNK Tabalong dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong, Selasa (13/1/2026). Bertempat di Kantor BNNK Tabalong, pertemuan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNNK Tabalong, AKBP H. M. Tukiman, Sekretaris PWI Tabalong Nur Ali, serta anggota PWI Abul Misriwan.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat mulai pukul 10.00 WITA tersebut, disepakati bahwa media massa memiliki peran krusial yang lebih dari sekadar penyampai berita. Media adalah mitra strategis yang mampu menembus batas informasi untuk membangun benteng kesadaran publik terhadap bahaya laten narkoba.
Kepala BNNK Tabalong, AKBP H. M. Tukiman, menekankan bahwa kecepatan informasi di era digital harus dimanfaatkan untuk menyelamatkan generasi muda dari jeratan barang haram tersebut.
“Sinergi ini sangat penting. Kita ingin pesan-pesan pencegahan narkoba menjangkau masyarakat secara lebih luas, cepat, dan yang terpenting, tepat sasaran,” tegas AKBP H. M. Tukiman.
Sebagai langkah konkret, BNNK dan PWI Tabalong tengah mematangkan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan menjadi payung hukum kolaborasi jangka panjang.
“Sebagai tindak lanjut, kita akan segera menandatangani PKS. Ini akan menjadi landasan resmi bagi kita untuk menjalankan strategi publikasi dan konten edukatif P4GN yang lebih masif,” tambah H. Tukiman.
Sekretaris PWI Tabalong, Nur Ali, menyambut antusias rencana kolaborasi ini. Menurutnya, keterbukaan informasi akan membantu masyarakat memahami tidak hanya bahaya narkoba, tetapi juga proses hukum dan rehabilitasi yang dilakukan BNNK.
“Ini langkah maju. Dengan kerja sama ini, masyarakat akan mendapatkan informasi yang jelas dan mudah dipahami. Kami ingin membangun kesadaran bersama agar warga lebih terbuka, termasuk mendukung proses hukum yang dijalankan BNNK demi kebaikan daerah,” ujar Nur Ali.
Melalui literasi media yang kuat, diharapkan setiap warga Tabalong memiliki daya tangkal mandiri dalam menolak peredaran gelap narkotika di lingkungan mereka sehingga terwujud Tabalong “Bersinar” (Bersih dari Narkoba). (rel)






























































