TANJUNG, kontrasx.com – Banyak Desa di Tabalong merasakan dampak atas pemangkasan anggaran yang signifikan di tahun 2026.
Salah satunya Desa Kupang Nunding Kecamatan Muara Uya. Kades Kupang Nunding, Rusdi mengakui hal tersebut.
“Pemangkasan anggaran luar biasa. Ini sangat berpengaruh terhadap pembangunan di Desa” bebernya pada kontrasx.com, dua hari lalu.
Rusdi menuturkan Kupang Nunding tahun 2025 tadi dana yang berasal dari ADD berjumlah sekitar Rp 1 Miliar lebih, sedang di tahun ini hanya berjumlah Rp 700-an juta.
“Kalau DD tahun tadi jumlahnya Rp 1,1 Miliar, sedang tahun 2026 ini hanya Rp 264 juta” ungkapnya.
Dengan kondisi keuangan Desa seperti itu, ia pun menyatakan tahun ini pembangunan fisik di Kupang Nunding belum bisa dilaksanakan.
“Untuk fisik tahun 2026 belum bisa. Bahkan untuk operasional 30 persen hampir pas-pasan” keluhnya.
Memurutnya, akibat kebijakan tersebut juga mempengaruhi program bantuan sosial (Bansos) yang ada di Desanya.
“Program BLT kita hanya mampu 9 orang, kalau sebelumnya ada 22 orang penerima manfaat. 9 warga yang menerima bantuan kategorinya miskin ekstrem” jelasnya.
Pihaknya pun berupaya mencari solusi bagaimana bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PAD) lewat support usaha BUMDes.
“Lewat ini paling tidak bisa lah mensupport PAD. Mudah-mudahan kedepan BUMDes juga bisa berjalan baik” katanya.
Rusdi menyebutkan saat ini BUMDes di Kupang Nunding memiliki usaha mengelola persampahan.
“Kedepan akan dibuat program lagi, rencananya ayam petelur, mudah-mudahan bisa terealisasi” pungkasnya. (Boel)






























































