TANJUNG, kontrasx.com – Ada 6 tuntutan yang disampaikan serikat pekerja di Tabalong dalam peringatan Hari Buruh atau Mayday 2026.
Tuntutan yang ditandatangani Ketua DPC FSPKEP, Sahrul dan Ketua DPC SPSI, Lisanuddin langsung diserahkan kepada Ketua DPRD Tabalong, Riza Pahlipi dan disaksikan Wakil Bupati, Habib Muhammad Taufani Alkaf dalam acara syukuran dan bakti sosial Mayday di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Jum’at (1/5).
Ketua DPC FSPKEP Tabalong, Sahrul menyampaikan tuntutan tersebut dari buruh yang tergabung di DPC FSPKEP dan SPSI Tabalong.
“Ada 6 tuntutan yaitu sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law, hapus Outsourcing (kontrak berkepanjangan, tolak upah murah, stop pemutusan hubungan kerja (PHK) masal, selesaikan permasalahan upah 3 bulan yang tidak dibayar oleh PT. Bagas Bumi Persada dan permudahasyarakat dalam membayar pajak kendaraan roda dua, roda empat dan roda enam” bebernya.
Sementara, Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufan menyatakan berkomitmen mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
“Dengan hubungan yang baik, kita dapat menciptakan iklim kerja yang kondusif, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kesejahteraan bersama” ujarnya.
Habib Taufan mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang baik, menyelesaikan permasalahan dengan cara yang bijak, serta mengedepankan semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan syukuran dan bakti sosial ini, kita ingin menegaskan bahwa peringatan May Day dapat dilaksanakan dengan suasana yang positif, penuh kebersamaan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat” ucapnya.
“Mari kita jadikan momentum Hari Buruh ini sebagai semangat untuk terus bekerja lebih baik, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Tabalong” tandasnya. (Can)





























































