TANJUNG, kontrasx.com – Keberadaan Pesantren Alquran Yayasan Tilawati Falahul Amin di Desa Padangin Kecamatan Muara Harus sejalan dengan misi Pemkab menjadikan Tabalong religius.
Ketua Yayasan Tilawati Falahul Amin, Wahyudin Noor menuturkan pesantren ini merupakan sentral pembelajaran Alqur’an.
“Sentral pembelajaran metode tilawati untuk ustadz/ustazah se Tabalong, menaungi program tahfiz, TPA, madrasah dinniyah dan pelatihan lainnya seperti tilawah, kaligrafi, maulid habsy untuk membimbing remaja-remaja yang ada di desa” jelasnya, kemarin.
Wahyudin mengungkapkan pembangunan pesantren ini dimulai sejak tahun 2022 lalu.
“Dananya bantuan dari masyarakat kaum muslimin melalui penggalangan dana maupun pekan amal. Ada juga bantuan dari Pemda di tahun 2024 dan 2026” bebernya.
Ia menyebutkan pembangunan fisik sudah hamping rampung semua.
“Sudah selesai 85 persen, tinggal finishing keramik lantai dan bagian depan” imbuhnya.
Koordinator Tilawati se-Tabalong ini juga menyampaikan jumlah santri di pesantren induk mencapai 164 orang dengan jumlah pengajar 18 orang.
“Kami juga punya cabang di Mantuil dan Padangin (Kecamatan Tanta), jumlah santrinya lebih dari 300 orang. Di cabang satu jumlah pengajarnya 26 orang” jelasnya.
Menurutnya setiap tahun mereka melahirkan wisuda cilik minimal tahfiz juz 30.
“Santri tahfiz penerimaannya terbatas, hanya untuk 25 orang” ujarnya.
Wahyudin mengatakan para santri berasal dari masyarakat wilayah sekitar dan di dominasi warga dari Kecamatan Muara Harus.
Terkait pembiayaan, ia menyatakan hanya infak bulanan untuk biaya operasional pembelajaran.
“Infak Rp 25.000 perbulan, bahkan gratis untuk anak yatim dan kurang mampu” pungkasnya.
Gedung pembelajaran Pesantren Alquran Yayasan Tilawati Falahul Amin diresmikan langsung oleh Bupati Tabalong HM Noor Rifani.
Peresmian gedung Pesantren ini merupakan salah satu rangkaian acara di kegiatan Bunga Desa (Bupati Bagana di Desa), Rabu (17/6). (Boel)

































































