TANJUNG, kontrasx.com – Kabupaten Tabalong sedang menyiapkan diri untuk membentuk Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana).
Persiapan ini ditandai dengan sosialisasi serta penandatanganan pembentukan Destana yang dilakukan oleh Lurah dan Kepala Desa Se-Kabupaten Tabalong, kemarin.
Pada kegiatan tersebut, Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani dan Kepala BPBD, Haris Fahrozi turut ambil peran.
H Fani mengapresiasi langkah BPBD Tabalong menggelar sosialisasi dan komitmen bersama dalam pembentukan Destana.
“Kesiapsiagaan menjadi kunci dalam mengurangi risiko bencana. Semakin siap masyarakat, semakin besar pula peluang kita untuk mengurangi korban jiwa maupun kerugian yang ditimbulkan” ujarnya.
Ia ingin Kades dan Lurah dapat menjadi motor penggerak dalam membangun budaya sadar bencana di wilayah masing-masing.
“Dengan kolaborasi seluruh pihak, saya yakin kita dapat menciptakan desa dan kelurahan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat” ucapnya.
Sementara, Kalak BPBD Tabalong, Haris Fahrozi menerangkan pembentukan Destana ini untuk meningkatkan ketangguhan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.
“Ini bertujuan mewujudkan ketangguhan pemerintah, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko berbasis masyarakat dalam menghadapi bencana” terangnya.
Haris menambahkan indikator desa yang tangguh terhadap bencana ini di antaranya memiliki relawan terlatih dan sarana prasarana.
“Kami juga akan melakukan pembinaan Destana dengan tingkatan pratama, madya, dan utama dan saat ini baru ada satu Destana di Desa Nawin dengan kategori pratama” tukasnya. (Can)

































































