TANJUNG, kontrasx.com – pedagang ikan di los basah pasar Kapar rencananya akan digeser.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Soleh.
“Pasar Kapar sudah bagus, tinggal memindah los basah ke samping kanan supaya lebih rapi” tuturnya pada kontrasx.com, Jum’at (19/9) siang usai mendampingi Komisi ll DPRD Tabalong meninjau pasar Bangkit Jangkung.
Soleh mengungkapkan karena kondisi finansial daerah, anggaran untuk pasar Kapar tahun ini tidak bisa maksimal.
“Tahun ini dapat anggaran Rp 400 juta, cukup untuk kanopi saja. Kita menghendaki sama lantai dan tempatnya” jelasnya.
Pihaknya pun berencana akan meminta penambahan anggaran baik ke Komisi ll maupun TAPD.
Ini (kalau tertata) supaya tidak lagi terlihat kumuh” imbuhnya.
Begitu pula toko sembako yang berada ditengah los pasar akan ditata ulang.
“Di lost supaya bisa berkegiatan. Tokonya ada 8 atau 10 buah. Dipinggirkan (geser ke samping) atau dicarikan tempat lain. Kurang pas kalau di campur dengan (pedagang) sayur” bebernya.
Terkait petugas kebersihan pasar, diakuinya memang kurang.
“Petugas kebersihan di pasar Kapar memang kurang. kita tetap berusaha mengusulkan meski tidak boleh menambah lagi karena anggaran defisit” ucapnya.
Terpisah, Kepala UPTD Pasar Kapar, Rusdianor mengakui mendapat masukan dari beberapa pedagang.
“Keluhan yang kita terima, los ikan dan ayam dipisah tempatnya ke bagian bawah (samping bangunan los pasar). Juga toko bagian tengah bisa dipindah ke samping supaya dari jauh kelihatan” terangnya.
Rusdianor juga berharap agar jumlah petugas kebersihan pasar bisa ditambah.
“Petugas kebersihan pasar Kapar hanya 9 orang, menangani seluruhnya, ini masih kurang. Kalau idealnya ada 14 petugas dengan usia muda” katanya.
Menurutnya, aspirasi tersebut juga disampaikan pedagang saat kunjungan Komisi ll DPRD Tabalong ke pasar Kapar.
“Tadi juga disampaikan langsung pedagang ke komisi ll” pungkasnya. (Boel)

































































