Tanjung, kontrasx.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung, BEM STIA Tabalong, dan BEM STIT Syekh Nafis Tabalong menggelar aksi simbolik “September Hitam” di kawasan Taman Giat Kota Tanjung, Sabtu (19/9) sore.
Selain menyuarakan isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), aksi damai ini juga diwarnai aksi sosial berupa pembagian 500 masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan, sekitar 50 peserta aksi mulai berkumpul di samping Gedung Sarabakawa sejak pukul 16.00 WITA. Mengenakan pakaian serba hitam, massa membentangkan sejumlah spanduk dan poster bertuliskan “Aksi Simbolik September Hitam, Indonesia Masih Lumpuh, Menolak Lupa” hingga poster imbauan “Waspada Karhutla”.
Setelah mendapat pengarahan dari Koordinator Lapangan (Korlap), massa bergerak menuju Taman Giat Kota Tanjung di Jalan Pangeran Antasari untuk menggelar mimbar bebas dan orasi reflektif.
Korlap aksi sekaligus Kabid PTKP HMI Cabang Tanjung, M. Kevindra Ilham, dalam orasinya menegaskan bahwa momentum September Hitam merupakan pengingat atas berbagai rekam jejak pelanggaran HAM dan tragedi kemanusiaan di Indonesia yang belum usai.
Namun tak hanya menuntut keadilan HAM, para mahasiswa juga menyoroti isu lingkungan lokal yang tengah melanda wilayah Kalimantan Selatan, yakni ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sembari berorasi, para mahasiswa menyebar di sepanjang Jalan Pangeran Antasari serta kawasan sekitar Masjid Agung Ash-Shiratal Mustaqim untuk membagikan kurang lebih 500 masker kepada para pengguna jalan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian atas dampak asap karhutla yang mulai dirasakan warga.
Seluruh rangkaian aksi yang berakhir pukul 18.10 WITA tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan pengawalan dari personel Polres Tabalong yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tabalong, Kompol Abdul Fatah.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo menyampaikan apresiasinya terhadap sikap kooperatif para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara santun dan tertib.
“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan aksi yang tetap memperhatikan ketertiban umum serta kelancaran arus lalu lintas,” pungkas IPTU Heri.(Rel)

































































