TANJUNG, kontrasx.com – Petugas gabungan di Tabalong melaksanakan sidak ke distributor, agen dan toko ritel modern di wilayah Tanjung dan Murung Pudak,
Sidak ini dilakukan terkait dengan adanya dugaan peredaran beras oplosan yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia.
Petugas gabungan memulai sidak ini ke salah satu distributor di wilayah Kecamatan Tanjung, kemudian ke beberapa ritel modern di wilayah tersebut.
Selanjutnya petugas juga menyambangi sejumlah ritel modern, agen dan distributor di kecamatan Murung Pudak.
Dari pantauan kontrasx.com, tak hanya mengecek stok beras, dalam sidak ini petugas gabungan juga memberikan himbauan kepada pemilik usaha.
Selain itu, petugas pun memberikan daftar merek beras yang diduga oplosan.
“Hari ini kita gabungan dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Inspektorat, Satpol-PP, satgas pangan dan lainnya mengadakan monitoring dan pengawasan beras yang ada di beberapa distributor, agen dan minimarket” ucap Kabid Perdagangan dan Kemetrologian DKUPP Tabalong, Noviana Eredha.
Novi menuturkan giat kali ini dilakukan untuk memastikan apakah ada merek beras yang diduga oplosan di wilayah Tabalong.
“Beberapa waktu terakhir ini banyak adanya peredaran merek beras diduga oplosan” tuturnya.
Ia menjelaskan terkait beras oplosan ini yaitu campuran beras dari beberapa jenis atau kualitas berbeda yang kemudian dijual dengan label beras premium.
“Jadi ada beberapa jenis beras oplosan itu yang dicampur lalu dijual dengan kemasan premium” jelasnya.
Ia pun mengatakan dalam sidak ini pihaknya memberikan himbauan serta daftar merek beras diduga oplosan ke pemilik usaha.
“Kami menghimbau agar ditarik atau dikembalikan kepada agen dan distributor yang menjual apabila ada terdapat merek beras yang diduga oplosan” kata Novi.
Novi menambahkan tak hanya sampai sini, pihaknya juga akan menyurati seluruh distributor, agen dan toko terkait daftar merek beras diduga oplosan.
“Kami akan mengirimkan surat kepada semua minimarket ataupun toko untuk berhati-hati menyetok beras yang akan dijual kepada masyarakat. Kami akan mengirimkan surat dilampirkan dengan daftar nama merek beras diduga oplosan” pungkasnya. (Can)






























































