TANJUNG, kontrasx.com – Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pembukaan lahan dengan dibakar dapat menimbulkan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kami sudah menghimbau kepada masyarakat untuk jangan lagi membuka lahan dengan cara membakar” ujarnya, Jum’at (26/9).
Haris menyatakan apabila himbauan tersebut tidak digubris maka hal tersebut akan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
“Kami sudah melakukan pembinaan, apabila sudah dibina tidak peduli maka kami akan melakukan tindakan lebih lanjut akan kami serahkan kepada aparat penegak hukum apakah itu penyelidikan, penyidikan maupun penuntutannya” tegasnya.
Ia menjelaskan hingga saat ini sudah ada lahan yang terbakar di wilayah Tabalong.
“Berdasarkan pantauan satgas udara memang ada kebakaran lahan, ada dua kejadian yang pertama Desa Bilas Kecamatan Upau dan Desa Hayup Kecamatan Haruai” jelasnya.
“Ada yang membuka lahan untuk pertanian. Itu lahan masyarakat” timpalnya.
Ia menuturkan peristiwa tersebut sudah pihaknya tangani langsung dengan terjun ke lokasi kejadian.
“Kami BPBD sudah menindaklanjuti ke lokasi” tutur Haris.
Haris mengatakan bagi masyarakat yang mendapati peristiwa Karhutla atau bencana lainnya dapat melaporkan ke BPBD Tabalong.
“Kami tetap standby di BPBD 24 jam, ada laporan segera kami tindaklanjuti” katanya.
Diketahui, status siaga Karhutla berlangsung hingga tanggal 13 Oktober 2025. (Can)






























































