TANJUNG, kontrasx.com – Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Tabalong untuk membenahi Rumah Sakit Umum Daerah Haji Badaruddin Kasim (RSUD HBK) adalah dengan menggelontorkan dana.
Lewat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tabalong, Pemkab menganggarkan Rp 29 Miliar untuk perbaikan pelayanan dan renovasi gedung.
Plt Direktur RSUD HBK, Setyawan Andri Wibowo menuturkan anggaran tersebut dipergunakan untuk berbagai kegiatan seperti Rehab, pembelian alat-alat kesehatan dan pembelian Ambulans.
“Alhamdulillah kita mendapat anggaran Rp 29 miliar. Penggunaannya antara lain untuk rehab Rp 6,5 miliar, pembelian alat-alat kesehatan di IGD Rp 1,7 milar dan Rp 2,5 miliar untuk pembelian ambulans” jelasnya pada kontrasx.com, kemarin.
Setyawan mengungkapkan mobil ambulans yang akan dibeli digunakan untuk membawa pasien rujukan RSUD HBK ke luar daerah.
“Kasian pasien kalau rujukan ke Banjarmasin yang perlu waktu 4 jam pakai mobil (ambulans) APV. Kita perlu sarana transportasi yang lebih bagus” jelasnya.
“Kalau dari Pusklesmas ke RSUD HBK pakai APV tidak apa-apa. Tapi kalau ke RS Ulin misalnya, perlu trnasportasi yang lebih bagus” sambungnya.
Terkait renovasi, salah satu yang akan dilakukan adalah pembenahan ruangan rawat inap.
Menurutnya salah satu alasan pasien lama di IGD setelah dicari permasalahan ternyata ada di hulunya.
“Ternyata banyak ruangan yang tidak bisa dipakai karena bocor dan lain-lain” katanya.
Setyawan menegaskan pembenahan yang dilakukan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Bupati Tabalong. (Boel)






























































