TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani mendukung adanya peningkatan kapasitas dan kemampuan wartawan melalui uji kompetensi.
Hal tersebut ia sampaikan saat silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers di Balai Wartawan, Pembataan, kemarin.
“Kapasitas dan kompetensi wartawan harus ditingkatkan mengingat perkembangan zaman dan teknologi, sekarang era digitalisasi dan kecepatan dalam penyajian informasi itu dibutuhkan suatu keterampilan” ucapnya.
H Fani menyampaikan selain hal tersebut, peningkatan kemampuan ini juga dapat memfilter wartawan “bodrex” (abal-abal).
“Ini supaya membedakan wartawan sebenarnya dengan yang tanda kutip (abal-abal)” ujarnya.
Ia menuturkan wartawan yang sudah ikut kompetensi punya kemampuan, sertifikasi dan juga diakui keberadaannya.
“Kami sangat mendukung terkait uji kompetensi wartawan baik untuk media cetak, media online dan media televisi yang bisa nanti meningkatkan kemampuannya” tuturnya.
“Ini juga dalam rangka kita melakukan sinergi dan kebersamaan untuk mencapai out come Tabalong Smart supaya bisa diterima masyarakat” timpalnya.
Sementara, Ketua PWI Tabalong, Sahbirin H.A Syukran Nafis menyebut pihaknya berencana akan melaksanakan uji kompetensi wartawan (UKW).
“Kalau dana hibah kami terima, mudah-mudahan nanti kami sisihkan untuk melaksanakan uji kompetensi wartawan. Kita pernah melakukan sekali tahun 2016” sebutnya.
Sahbirin mengatakan apabila hal tersebut dapat terakomodir pihaknya akan melaksanakan UKW untuk semua jenjang.
“Tahun ini kita melaksanakan untuk tingkat Muda, Madya dan Utama” katanya.
Ia menambahkan sebanyak 26 wartawan yang tergabung di PWI Tabalong sudah miliki sertifikasi kompetensi dan dinyatakan berkompeten. (Can)






























































