TANJUNG, kontrasx.com – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Tabalong menyalurkan paket Ramadan kepada sejumlah pedagang mikro.
Penyaluran paket ini secara simbolis diserahkan Pj Ketua Kadin Tabalong, Genta Pramadhona ke perwakilan pedagang di sekretariat Dermawan Indonesia, Pembataan, Kamis (27/3).
“Hari ini kami menyampaikan amanah dari Kadin Tabalong, juga Hasnur Grup. Kami membagikan 30 paket sembako dan uang tunai ke pengusaha mikro” ucap Genta kepada kontrasx.com.
Genta menuturkan paket Ramadan tersebut ditujukan ke pedagang mikro yang membutuhkan.
“UMKM ini binaan dari Koperasi Dermawan Indonesia Tabalong. Kami memilih mereka karena usahanya masih kecil dan mereka juga masih ada tanggungan atau cicilan, maka itulah kenapa kami serahkan paket ini ke mereka” tuturnya.
Ia pun berharap bantuan ini dapat membantu pengusaha mikro menyambut Idul Fitri.
“Mudah-mudahan bisa berguna untuk usaha dan keluarganya, paling tidak dikondisi ekomoni saat ini bisa digunakan untuk hari raya” harap Genta.
Sementara, Founder Koperasi Dermawan Indonesia Tabalong, Zulrifan Noor menerangkan paket yang diberikan Kadin ini diserahkan pada pedagang masuk kriteria layak dibantu.
“Kriterianya mustahiq, fakir miskin, atau orang-orang yang terlilit hutang” terangnya.
Zulrifan mengatakan kali ini bantuan diserahkan pada pedagang mikro dari Majelis Muamalah Hikun.
“Itu pedagang-pedagang kecil dari binaan Koperasi Dermawan Indonesia” katanya.
Ia menyampaikan pihaknya juga telah beberapa kali memberikan bantuan kepada pedagang kecil binaannya.
“Seperti kemarin kami memberikan sembako murah sebagai persiapan menghadapi lebaran, kemudian juga memberikan pinjaman kebajikan (modal usaha tanpa riba) sebelum ramadan” ucapnya.
“Setiap pekan juga kami mengadakan pengajian muamalah, itu mengedukasi ibu-ibu supaya berjualan itu dengan cara-cara syariah dan sesuai syariat Islam” timpalnya.
Ia pun berharap para pedagang yang menerima bantuan ini dapat bersyukur dan dapat memanfaatkannya.
“Harus bersyukur dengan kondisi saat ini agar rejeki ibu-ibu ditambahkan, kemudian bertekad tidak hanya dibantu tapi nanti bisa membantu orang lain. Selanjutnya terus berinovasi dalam urusan perdagangan serta menjalankan ilmu-ilmu syariat yang tidak keluar dari koridor Islam dalam berjual beli” pungkas Zulrifan. (Can)






























































