TANJUNG, kontrasx.com – Desa Warukin Kecamatan Tanta ditunjuk Biro Pusat Statistik Tabalong sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025.
Pencanangan Desa Cantik ini langsung dilakukan oleh Bupati Tabalong di aula kantor Kecamatan Tanta, Rabu (04/6) sore.
Kepala Desa Warukin, Dedy Unjang mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya desa mereka mewakili Tabalong di tahun 2025.
“Kami sangat berterima kasih, dengan ini kami dapat melihat kekurangan selama ini. BPS punya salah satu program yang mempermudah desa, yaitu satu data (dalam satu aplikasi)” bebernya pada kontrasx.com usai kegiatan.
Dedy mengatakan dengan satu data ini memudahkan pihaknya dalam menentukan arah pembangunan.
“Ada bermacam data, misal data kependudukan, data wisma dan lain-lain dalam satu aplikasi. Misalnya ada bantuan sosial atau apapun cukup lihat kesana, mana kategori yang membutuhkan” jelasnya.
Ia menyatakan ada 7 warga yang dijadikan agen dan mendapat pendampingan BPS dalam menyiapkan data termasuk penginputannya.
“Di dampingi satu bulan satu kali sampai Agustus nanti finalnya” imbuhnya.
Menurutnya desa sudah punya aplikasi namun masih belum mumpuni untuk mencakup satu data, kemudiian dibantu oleh BPS membuat aplikasi khusus.
“Hasilnya nanti akan di masukkan di website desa. Website kami sedang perbaikan karena kena hack. Nanti ada disana, bisa diakses” tukasnya.
Camat Tanta, Ady Fazar menjelaskan Desa Cantik ini bertujuan antara lain meningkatkan literasi statistik yang pembinaannya langsung dilakukan oleh BPS.
Ady menyatakan nantinya Desa ini akan diadakan penilaian di tingkat Provinsi.
“Tabalong diwakili Desa Warukin, mudah-mudahan nanti bisa melaju ke tingkat Nasional” katanya.
Kepala BPS Tabalong Sigit Purnomo menerangkan Desa Cantik hadir untuk mengelola dan mengoptimalkan pembangunan.
“Membangun tanpa data membutuhkan biaya besar, membangun data membutuhkan biaya yang lebih besar. Dengan adanya pembinaan ini maka desa bisa menggelola data yang berkualitas, sehingga pemanfaatan anggaran desa bisa tepat sasaran” jelasnya.
Menurutnya Desa Cantik juga bertujuan meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif desa untuk statistik sehingga penggunaan dan pemanfatannya bisa dioptimalkan sehingga program pembangunan tepat sasaran.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengungkapkan Desa Cantik juga bermanfaat untuk menguatkan tata kelola desa.
“Supaya data tidak simpang-siur, data penting untuk perencanaan pembangunan sehingga pengambilan kebijakan tepat dan valid serta tepat sasaran” tegasnya.
“Tidak lagi ilmu kira-kira, ujar (katanya), malainkan berdasarkan data. Ini langkah konkrit dan Warukin bisa jadi contoh bagi desa lain untuk mengelola data statistik” pungkasnya. (Boel)






























































